Shalom para pembaca setia Blog GBIS BK.
Renungan firman Tuhan pada Persekutuan Doa Malam - Jumat, 17 Juli 2026 oleh Bpk. Pdt. Dr. Hosea Bambang S.A, S.H., M.A, M.Th, Ph.D.
Tema renungan firman Tuhan berjudul : "Jika Tuhan Baik, Mengapa Orang Benar Menderita".
Membaca dan mengkaji teks pada Ayub 1:1 maka sudah ‘selayaknya’ Ayub hidup tanpa masalah. Bukankah banyak orang yang berpikir bahwa orang saleh dan benar tidak akan masuk dalam pencobaan atau penderitaan. Meski toh demikian, Allah Yang Mahakuasa tetap aja mengijinkan Ayub masuk dalam pencobaan dan penderitaan.
Pertama, Ayub kehilangan lima ratus pasang lembu dan lima ratus keledai betina karena dirampas orang Syeba.
Kedua, Ayub kehilangan tujuh ribu ekor kambing domba beserta para penjaganya karena disambar api dari langit.
Ketiga, Ayub kehilangan tiga ribu ekor unta dan para penjaganya karena diserbu orang Kasdim.
Keempat, Ayub kehilangan tujuh putera dan tiga puterinya sekaligus karena rumah tempat puteranya mengadakan pesta rubuh menimpa mereka (Ayb. 1:13-19).
Perhatikan baik, di setiap peristiwa malang yang menimpa Ayub, teks menggunakan frasa ‘sementara orang itu berbicara’, artinya keempat masalah dan penderitaan yang menimpa Ayub terjadi sekaligus di waktu yang bersamaan.
HORMON Manusia : Insulin, Glukagon, Testosteron, Estrogen, Progesteron, Eritropoetin, Histamin, Tiroksin, Hormon Pertumbuhan, Kalsitonin, Paratiroid, Aldosteron, Prolaktin, Hormon Antidiuretik, Somatostatin
MENGENAL Fungsi Tubuh/ GEJALA/ Gangguan : Asam Lambung (GERD), Anxiety (Gangguan Kecemasan), Panic Attack (Serangan Panik), Saraf Vagus, Psikosomatis, Brain-Guts Axis, Hipokondria, Insomnia Lambung, Globus Hystericus, Palpitasi, Pusing Kliyengan, Dyspnea, Nyeri Belikat. Brain Fog, Tinnitus, Pernafasan Diafragma, Air Hangat, Jeda Makan & Tidur, Afirmasi Positif, Tonsil, Radang Amandel, Amandel Bengkak, Dopamin vs Logika, Self Image, Reticular Activating System, Dopamin Murahan, The Doorway Effect, Gelombang Beta, Pikiran Melayang, Gelombang Alpha, Gelombang Theta, Mulut Menguap, Reaksi Kaget, and many more
Apakah pencobaan dan penderitaan yang dialami Ayub sudah selesai?
Belum. Ayub harus menghadapi pencobaan dan penderitaan kelima di mana Ayub ditimpa barah busuk di sekujur tubuhnya (Ayb. 2:7). Kemalangan Ayub belum berakhir karena isteri yang seharusnya menjadi ‘tiang penopang’ dalam hidupnya justru mengejeknya dan menyuruh Ayub mengutuki Allah (Ayb. 2:9). Tak lama kemudian, teman-teman Ayub datang dan secara tidak langsung menuduh apa yang dialami Ayub akibat dosa.
Jika dihitung kembali, Ayub menghadapi tujuh pencobaan dan pencobaan-pencobaan yang dihadapi Ayub bukanlah pencobaan-pencobaan yang ringan.
Mungkin orang bisa lapang dada ketika harus kehilangan harta bendanya. Akan tetapi siapa yang dapat menerima dan bertahan jika seseorang harus kehilangan semua anak yang dikasihinya pada waktu bersamaan? Siapa yang dapat menerima dan bertahan jika isteri, belahan jiwanya, malah mengejek dan menyuruhnya mengutuki Allah ketika berada dalam masalah demi masalah? Siapa yang dapat menerima dan bertahan jika ada teman-teman akrab menuduhnya menderita karena dosa? Padahal teks jelas menyatakan, Ayub seorang yang saleh dan jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
Ayub adalah pribadi yg benar di hadapan Allah ditulis di Alkitab.
Walau Ayub diijinkan Allah masuk dalam masalah demi masalah dalam hidupnya. menghadapi pencobaan demi pencobaan, mengalami kemalangan demi kemalangan dan harus menghadapi hal-hal yang pahit di dalam hidupnya.
Namun firman Tuhan menyatakan bahwa Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. Sekali lagi, Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya (Ayb. 2:10).
Ayub tidak menyalahkan alam. Ayub tidak menyalahkan situasi. Ayub tidak menyalahkan para penjaga. Ayub tidak menyalahkan para perampok. Ayub tidak menyalahkan isterinya. Ayub tidak menyalahkan teman-temannya. Ayub tidak menyalahkan dirinya sendiri. Ayub tidak menyalahkan sekelilingnya. Terlebih lagi, Ayub tidak menyalahkan Allah seperti yang dinyatakan dalam teks, ‘Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut’ (Ayb. 1:22). Jadi Ayub tetap hidup benar di hadapan Allah. Wowwww ... amazing ya
Pencobaan, penderitaan, kemalangan, situasi pahit yang dialami tidak menjadi alasan dan tidak menjadi pembenaran bagi Ayub untuk menyalahkan situasi atau orang lain apalagi menyalahkan Allah. Bahkan di tengah situasi yang paling buruk sekalipun….
Ayub mampu menjaga lidah dan perkataannya.
Ayub mampu menjaga hatinya.
Ayub mampu menjaga pikirannya.
Ayub mampu menjaga perilakunya.
Ayub tidak berbuat dosa. Dan
Ayub hidup benar di hadapan Allah.
Bagaimana dengan Situasi yang kita hadapi saat ini, memang mungkin menakutkan atau mencekam bagi anda. Tapi Jika kita mau jujur, apa yang tengah kita alami saat ini rasanya tidak seburuk yang dialami oleh Ayub. Apa yang tengah kita derita saat ini rasanya tidak seberat yang ditanggung Ayub. Apa yag tengah kita alami saat ini rasanya tidak semengerikan yang dihadapi Ayub.
Pertanyaannya, apakah kita sebagai orang Kristen mampu bertahan seperti Ayub untuk tidak berbuat dosa di tengah situasi ini? Apakah kita sebagai orang Kristen mampu bertahan seperti Ayub untuk tidak menyalahkan siapapun dan tidak menyalahkan apapun di tengah penderitaan manusia sekarang ini? [Yuk... Bangun imanmu tiap hari dengan mendengarkan renungan firman Tuhan. klik link ini Kompilasi kumpulan Renungan Firman Tuhan format Audio]
Jawabannya berpulang kepada diri kita sendiri.
Jika Ayub mampu, maka kita pun pasti mampu.
Kita bisa belajar dari orang-orang atau tokoh-tokoh Alkitab yang Tuhan catat di dalam Alkitab sehingga kita menerima pemahaman baru tentang bagaimana cara Allah bekerja.
1. Allah menggunakan penderitaan sebagai sarana untuk kita berserah pada-Nya
Kitab Ayub “menggambarkan hal terburuk yang bisa terjadi kepada orang terbaik”. Ayub tidak bersalah, seorang yang jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan (Ayub 1:1). Bahkan, Tuhan sendiri berkata bahwa tidak ada orang lain yang begitu saleh seperti Ayub (Ayub 1:8, 2:3).
Namun, hanya dalam sekejap, Ayub kehilangan lembu, keledai, domba, unta, dan semua anak-anaknya (Ayub 1:14-19). Tak berhenti sampai di situ, kemudian Ayub pun menderita sakit borok yang menggerogoti sekujur tubuhnya dari ujung rambut hingga kuku (Ayub 2:7).
Tiga teman Ayub, Elifas, Bildad, dan Zofar mengatakan bahwa penderitaan Ayub terjadi karena dosa-dosa Ayub. Akan tetapi, Allah menegur mereka karena mereka telah mengasumsikan yang salah (Ayub 42:7). Allah tidak menyebutkan bahwa penderitaan yang Ayub alami terjadi karena dosa-dosa yang telah dia lakukan.
Tidak semua penderitaan yang kita alami itu terjadi karena akibat dosa yang kita lakukan.
Terkadang, memang ada orang-orang yang mendapatkan prestasi buruk di tempat kerja karena mereka kurang berusaha, tetapi pada kenyataannya tidak selalu demikian. Mungkin kamu pernah memiliki pengalaman serupa
2. Allah ingin kita merespons setiap penderitaan dengan sikap yang benar
Penderitaan Ayub dimulai karena percakapan antara Allah dengan Iblis. Alkitab menuliskan bahwa dalam percakapan itu Iblis mengajak Allah untuk bertaruh.
Iblis menganggap bahwa Ayub itu setia hanya karena Allah terus menerus memberkatinya (Ayub 1:10-11). Oleh karena itu, Iblis menantang Allah untuk mengambil segala kepunyaan Ayub supaya dia mengutuki Allah (Ayub 1:11, 2:5). Kemudian Allah mengizinkan Iblis untuk mencobai Ayub, tetapi tidak membolehkan Iblis mengambil nyawanya (Ayub 1:12, 2:6).
Ketika Ayub kehilangan segalanya, sesungguhnya dia sedang tampil dalam sebuah pertarungan di hadapan penonton-penonton yang tidak terlihat di dalam dunia roh. Sebab Allah dan iblis yg nonton.[Klik link berikut untuk mengakses kompilasi beragam materi pembahasan yang banyak ditanyakan anak-anak Tuhan, menambah pemahaman kita tentang firman Tuhan enlightenment letters katalog]
Alkitab juga mencatat lho contoh-contoh lain dari peristiwa yang membuat dunia roh terguncang.
1. Ketika Yesus mengutus murid-murid-Nya pergi ke kota-kota, Iblis pun takluk. Bahkan,
2. Yesus mengatakan bahwa Dia melihat Iblis terjatuh seperti kilat dari langit ketika murid-murid mengusir nya (Lukas 10:1-18). Selain itu,
3. ketika ada satu orang yang bertobat, maka seisi surga pun bersukacita (Lukas 15:7).
Rasanya sulit untuk membayangkan bahwa respons seseorang bisa begitu berdampak pada dunia roh, tetapi inilah yang ditunjukkan oleh Ayub. Ternyata Respons kita terhadap penderitaan itu begitu penting. Ketika penderitaan itu datang, Ayub meresponsnya dengan tetap percaya pada Allah terlepas dari segala kemalangan yang menimpanya. Ayub memilih untuk memelihara imannya.
Dalam kasus saya pribadi, saya percaya bahwa bagian dari ujian hidup saya adalah ketika saya harus berjuang supaya saya bisa jalan lagi berkotbah atau melayani lagi yang tentu amat saya dambakan. Akankah saya tetap setia? Atau, akankah aku hanya akan jadi orang yang setia kalau Allah memberkatiku saja?
Saya tidak tahu apakah responsku terhadap ujian hidup ini akan mempengaruhi dunia roh atau tidak. Tetapi satu yang aku tahu adalah bahwa ketika aku memilih tetap beriman, aku berkenan kepada Allah (Ibrani 11:6). Aku percaya bahwa responsku terhadap ujian hidup ini adalah salah satu cara untuk memurnikan iman dan relasiku kepada Allah.
Sekarang, setahun setelah peristiwa di mana usahaku yang begitu keras seolah-olah nampaknya berhasil, saya mau berlari cepat dan saya bisa mengatakan bahwa aku bisa merespons tiap penderitaan yang datang dengan lebih baik. Memang, aku masih terus belajar beriman. tetapi aku tidak hancur karena aku mendasari pondasiku pada Allah, sehingga hari demi hari aku pun semakin kuat.
3. Allah ingin mengajar kita bahwa Dia Mahakuasa
Allah tidak memberikan alasan mengapa Dia mengizinkan Ayub menderita. Malah, Allah menggunakan ketidaktahuan Ayub akan betapa rumitnya alam semesta ini untuk menyatakan kemahakuasaan-Nya (Ayub 38-41).
Ayub menjawab Allah: “Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui” (Ayub 42:3).
“Pada akhirnya, satu-satunya jawaban yang Allah berikan kepada Ayub adalah pewahyuan tentang diri-Nya sendiri. Seolah-olah Allah berkata kepadanya, ‘Ayub, Aku adalah jawabannya.’ Ayub tidak diminta untuk mempercayai sebuah rencana, tetapi dia diminta untuk mempercayai seorang pribadi, yaitu pribadi Allah yang berdaulat, bijaksana, dan baik.”
Jadi, seperti yang telah dilakukan Ayub, saya juga belajar untuk mengakui kekecewaanku, keraguanku, dan segala pertanyaanku hanya kepada Allah (Ayub 7:11-21, 10:2-18). Sekalipun saya memiliki keraguan kalau tidak mengalami perubahan hidup, saya belajar untuk melayani-Nya, menuntaskan tanggung jawabku dalam pelayanan di gereja. Hanya oleh karena anugerah-Nya saja, saya menyerahkan kekecewaanku kepada Allah dan memilih berjalan bersama-Nya.
Kita adalah manusia, bukan Allah. Persepsi kita tentang ruang dan waktu tentu amat berbeda dari Allah yang Mahakuasa, yang memandang waktu sebagai sebuah kekekalan yang tiada berakhir.
“Tak peduli sebagaimanapun kita berusaha untuk merasionalkan Allah, terkadang kita tetap melihatnya sebagai sosok yang tidak adil….Hingga waktu berjalan dan sejarah membuktikan, kita akan mengerti bahwa segala sesuatu terjadi untuk mendatangkan kebaikan” (Roma 8:28).
Hanya oleh karena anugerah Allah, aku dapat memberikan kesaksian bukan hanya bicara tentang berkat-berkat Allah tetapi juga tentang bagaimana Dia menopang dan memurnikan imanku lewat setiap peristiwa yang terjadi.
PENUTUP
Malam ini kita kita belajar dari kehidupan Ayub dengan topik :
"Jika Tuhan Baik Mengapa orang benar menderita"
Tuhan mau kita belajar dari hambanya yg setia dan hidup benar seperti Ayub, sekalipun dia hidup benar Tuhan masih ijinkan penderitaan dalam kehidupan Ayub karena:
1. Allah menggunakan penderitaan sebagai sarana untuk kita berserah pada-Nya
2. Allah ingin kita merespons setiap penderitaan dengan sikap yang benar
3. Allah ingin mengajar kita bahwa Dia Mahakuasa
Preacher & Written by : Pdt. Dr. Hosea Bambang S.A, S.H., M.A, M.Th, Ph.D.
Kembali ke BERANDA (Tampilan awal Blog)
Blog GBIS BK punya gawe koleksi lagu-lagu gereja di akun Tik Tok dan Youtube, yuk LIKE dan FOLLOW :
SHARE & LIKE Akun Tik Tok Admin Blog GBIS BK (Kumpulan Lagu-lagu Gereja)
SUBSCRIBE Channel Youtube Blog GBIS BK - RC777 Channel (Kumpulan Lagu-lagu Gereja)
**************** [] *****************
Blog GBIS Bukit Karmel memiliki beragam referensi mulai dalam bentuk teks, audio, video sebagai berikut :
+ Yang BARU dari Blog GBIS - Mengenal Bagian Tubuh kita dan fungsinya sehari-hari, penting untuk dibaca, dibahas secara sederhana, lugas, gamblang dan menyenangkan.
HORMON Manusia : Insulin, Glukagon, Testosteron, Estrogen, Progesteron, Eritropoetin, Histamin, Tiroksin, Hormon Pertumbuhan, Kalsitonin, Paratiroid, Aldosteron, Prolaktin, Hormon Antidiuretik, Somatostatin
+ Enlightenment Letters Koleksi Artikel TRENDING TOPIK (firman Tuhan singkat - powerful - membuka wawasan baru) !
+ Koleksi Renungan Firman Tuhan AUDIO (>100 file audio dengan berbagai tema) yang membantu Anda dapat mendengarkan firman Tuhan dalam berbagai kegiatan Anda
+ RANGKUMAN FIRMAN TUHAN (> 250 artikel) yang dapat menambah wawasan pengetahuan Anda tentang eksplorasi pembahasan firman Tuhan
+ VIDEO FULL IBADAH (>480 video) umum bagi Anda yang ingin menikmati rekaman ibadah dan firman Tuhan
+ VIDEO INTERAKTIF SENENGNYANGOFI (>51 video) - Ngobrolin firman dengan gaya, dengan beragam koleksi tema yang dibahas
+ e-BOOK yang dapat didownload dan dapat bermanfaat bagi Anda yang memerlukan
+ ALKITAB AUDIO (Perjanjian Lama & Perjanjian Baru dalam format MP3) mendengarkan firman Tuhan setiap waktu
+ QUOTES - Wise Word Card - Koleksi kata-kata mutiara, mulai dari ucapan ulang tahun, hari raya, ucapan selamat pagi yang membangun iman, RIP dan sebagainya.
**************** [] *****************
NOTE : Kalau Anda mengakses melalui hape ke https://gbisbk.blogspot.com setelah muncul tampilan blognya, segera scroll ke ujung paling bawah pilih "Lihat versi web" lalu klik, maka akan tampil blog versi web, katalog Warta GBIS ada di sisi kanan ya.
Semoga mudah dipahami dan bermanfaat. Tuhan Yesus memberkati.🙏🏽
@BILA ANDA MERASA DIBERKATI MELALUI FIRMAN TUHAN/POSTINGAN/KESAKSIAN INI, SILAKAN KOMEN DI KOLOM KOMENTAR DI BAWAH INI.
@SILAKAN SHARE LINK POSTINGAN INI KE TEMAN-TEMAN/SAHABAT ANDA, Mari Viralkan Postingan yang Memberkati Orang lain juga. Welcome Greetings Link
Admin menerima artikel kesaksian/ renungan firman Tuhan/ rangkuman khotbah/ dokumentasi foto event komisi/PDW/video komisi, e-mail ke : gbisbk.kebayoranlama@gmail.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar