THE GOOD NEWS DIGITAL LITERATION GBIS BK

VISI Blog GBIS BK selaras dengan Visi Gereja Bethel Injil Sepenuh Bukit Karmel yaitu : "Gereja yang beramanat Agung dan berkemenangan" dengan MISI : "mempersiapkan jemaat agar bertumbuh dalam iman dan kekudusan bagi Kerajaan Allah." Blog GBIS BK menjadi THE GOOD NEWS DIGITAL LITERATURE GBIS BK - Pusat Literasi Digital Kristen bagi jemaat yang mencintai firman Tuhan dengan membaca dan merenungkannya siang dan malam serta informasi terkait pelayanan & pekerjaan Tuhan di GBIS BK, sehingga menjadi jemaat yang takut akan Tuhan yang mendatangkan HIKMAT & PENGETAHUAN serta peduli untuk mengambil bagian dalam pelayanan & pekerjaan Tuhan di GBIS BK.
Tampilkan postingan dengan label Hosea Bambang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hosea Bambang. Tampilkan semua postingan

18 Juli 2026

Jika Tuhan Baik, Mengapa Orang Benar Menderita

Shalom para pembaca setia Blog GBIS BK.

    Renungan firman Tuhan pada Persekutuan Doa Malam - Jumat, 17 Juli 2026 oleh Bpk. Pdt. Dr. Hosea Bambang S.A, S.H., M.A, M.Th, Ph.D.

    Tema renungan firman Tuhan berjudul : "Jika Tuhan Baik, Mengapa Orang Benar Menderita".

    Membaca dan mengkaji teks pada Ayub 1:1 maka sudah ‘selayaknya’ Ayub hidup tanpa masalah. Bukankah banyak orang yang berpikir bahwa orang saleh dan benar tidak akan masuk dalam pencobaan atau penderitaan. Meski toh demikian, Allah Yang Mahakuasa tetap aja mengijinkan Ayub masuk dalam pencobaan dan penderitaan.

Pertama, Ayub kehilangan lima ratus pasang lembu dan lima ratus keledai betina karena dirampas orang Syeba.

Kedua, Ayub kehilangan tujuh ribu ekor kambing domba beserta para penjaganya karena disambar api dari langit.

Ketiga, Ayub kehilangan tiga ribu ekor unta dan para penjaganya karena diserbu orang Kasdim.

Keempat, Ayub kehilangan tujuh putera dan tiga puterinya sekaligus karena rumah tempat puteranya mengadakan pesta rubuh menimpa mereka (Ayb. 1:13-19).

    Perhatikan baik, di setiap peristiwa malang yang menimpa Ayub, teks menggunakan frasa ‘sementara orang itu berbicara’, artinya keempat masalah dan penderitaan yang menimpa Ayub terjadi sekaligus di waktu yang bersamaan.

HORMON Manusia : Insulin, Glukagon, Testosteron, Estrogen, Progesteron, Eritropoetin, Histamin, Tiroksin, Hormon Pertumbuhan, Kalsitonin, Paratiroid, Aldosteron, Prolaktin, Hormon Antidiuretik, Somatostatin

MENGENAL Fungsi Tubuh/ GEJALA/ Gangguan : Asam Lambung (GERD), Anxiety (Gangguan Kecemasan), Panic Attack (Serangan Panik), Saraf Vagus, Psikosomatis, Brain-Guts Axis, Hipokondria, Insomnia Lambung, Globus Hystericus, Palpitasi, Pusing Kliyengan, Dyspnea, Nyeri Belikat. Brain Fog, Tinnitus, Pernafasan Diafragma, Air Hangat, Jeda Makan & Tidur, Afirmasi Positif, Tonsil, Radang Amandel, Amandel Bengkak, Dopamin vs Logika, Self Image, Reticular Activating System, Dopamin Murahan, The Doorway Effect, Gelombang Beta, Pikiran Melayang, Gelombang Alpha, Gelombang Theta, Mulut Menguap, Reaksi Kaget, and many more 

Apakah pencobaan dan penderitaan yang dialami Ayub sudah selesai?

    Belum. Ayub harus menghadapi pencobaan dan penderitaan kelima di mana Ayub ditimpa barah busuk di sekujur tubuhnya (Ayb. 2:7). Kemalangan Ayub belum berakhir karena isteri yang seharusnya menjadi ‘tiang penopang’ dalam hidupnya justru mengejeknya dan menyuruh Ayub mengutuki Allah (Ayb. 2:9). Tak lama kemudian, teman-teman Ayub datang dan secara tidak langsung menuduh apa yang dialami Ayub akibat dosa.

 

    Jika dihitung kembali, Ayub menghadapi tujuh pencobaan dan pencobaan-pencobaan yang dihadapi Ayub bukanlah pencobaan-pencobaan yang ringan.

    Mungkin orang bisa lapang dada ketika harus kehilangan harta bendanya. Akan tetapi siapa yang dapat menerima dan bertahan jika seseorang harus kehilangan semua anak yang dikasihinya pada waktu bersamaan? Siapa yang dapat menerima dan bertahan jika isteri, belahan jiwanya, malah mengejek dan menyuruhnya mengutuki Allah ketika berada dalam masalah demi masalah? Siapa yang dapat menerima dan bertahan jika ada teman-teman akrab menuduhnya menderita karena dosa? Padahal teks jelas menyatakan, Ayub seorang yang saleh dan jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.

 

Ayub adalah pribadi yg benar di hadapan Allah ditulis di Alkitab.

    Walau Ayub diijinkan Allah masuk dalam masalah demi masalah dalam hidupnya. menghadapi pencobaan demi pencobaan, mengalami kemalangan demi kemalangan dan harus menghadapi hal-hal yang pahit di dalam hidupnya.

    Namun firman Tuhan menyatakan bahwa Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. Sekali lagi, Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya (Ayb. 2:10).

    Ayub tidak menyalahkan alam. Ayub tidak menyalahkan situasi. Ayub tidak menyalahkan para penjaga. Ayub tidak menyalahkan para perampok. Ayub tidak menyalahkan isterinya. Ayub tidak menyalahkan teman-temannya. Ayub tidak menyalahkan dirinya sendiri. Ayub tidak menyalahkan sekelilingnya. Terlebih lagi, Ayub tidak menyalahkan Allah seperti yang dinyatakan dalam teks, ‘Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut’ (Ayb. 1:22). Jadi Ayub tetap hidup benar di hadapan Allah. Wowwww ...  amazing ya

    Pencobaan, penderitaan, kemalangan, situasi pahit yang dialami tidak menjadi alasan dan tidak menjadi pembenaran bagi Ayub untuk menyalahkan situasi atau orang lain apalagi menyalahkan Allah. Bahkan di tengah situasi yang paling buruk sekalipun….

Ayub mampu menjaga lidah dan perkataannya.

Ayub mampu menjaga hatinya.

Ayub mampu menjaga pikirannya.

Ayub mampu menjaga perilakunya.

Ayub tidak berbuat dosa. Dan

Ayub hidup benar di hadapan Allah.

    Bagaimana dengan Situasi yang kita hadapi saat ini, memang mungkin menakutkan atau mencekam bagi anda. Tapi Jika kita mau jujur, apa yang tengah kita alami saat ini rasanya tidak seburuk yang dialami oleh Ayub. Apa yang tengah kita derita saat ini rasanya tidak seberat yang ditanggung Ayub. Apa yag tengah kita alami saat ini rasanya tidak semengerikan yang dihadapi Ayub.

    Pertanyaannya, apakah kita sebagai orang Kristen mampu bertahan seperti Ayub untuk tidak berbuat dosa di tengah situasi ini? Apakah kita sebagai orang Kristen mampu bertahan seperti Ayub untuk tidak menyalahkan siapapun dan tidak menyalahkan apapun di tengah penderitaan manusia sekarang ini? [Yuk... Bangun imanmu tiap hari dengan mendengarkan renungan firman Tuhan. klik link ini Kompilasi kumpulan Renungan Firman Tuhan format Audio]

Jawabannya berpulang kepada diri kita sendiri.

Jika Ayub mampu, maka kita pun pasti mampu.

    Kita bisa belajar dari orang-orang atau tokoh-tokoh Alkitab yang Tuhan catat di dalam Alkitab sehingga kita menerima pemahaman baru tentang bagaimana cara Allah bekerja.

1. Allah menggunakan penderitaan sebagai sarana untuk kita berserah pada-Nya

    Kitab Ayub “menggambarkan hal terburuk yang bisa terjadi kepada orang terbaik”. Ayub tidak bersalah, seorang yang jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan (Ayub 1:1). Bahkan, Tuhan sendiri berkata bahwa tidak ada orang lain yang begitu saleh seperti Ayub (Ayub 1:8, 2:3).

    Namun, hanya dalam sekejap, Ayub kehilangan lembu, keledai, domba, unta, dan semua anak-anaknya (Ayub 1:14-19). Tak berhenti sampai di situ, kemudian Ayub pun menderita sakit borok yang menggerogoti sekujur tubuhnya dari ujung rambut hingga kuku (Ayub 2:7).

    Tiga teman Ayub, Elifas, Bildad, dan Zofar mengatakan bahwa penderitaan Ayub terjadi karena dosa-dosa Ayub. Akan tetapi, Allah menegur mereka karena mereka telah mengasumsikan yang salah (Ayub 42:7). Allah tidak menyebutkan bahwa penderitaan yang Ayub alami terjadi karena dosa-dosa yang telah dia lakukan.

    Tidak semua penderitaan yang kita alami itu terjadi karena akibat dosa yang kita lakukan.

  Terkadang, memang ada orang-orang yang mendapatkan prestasi buruk di tempat kerja karena mereka kurang berusaha, tetapi pada kenyataannya tidak selalu demikian. Mungkin kamu pernah memiliki pengalaman serupa

2. Allah ingin kita merespons setiap penderitaan dengan sikap yang benar

    Penderitaan Ayub dimulai karena percakapan antara Allah dengan Iblis. Alkitab menuliskan bahwa dalam percakapan itu Iblis mengajak Allah untuk bertaruh.

    Iblis menganggap bahwa Ayub itu setia hanya karena Allah terus menerus memberkatinya (Ayub 1:10-11). Oleh karena itu, Iblis menantang Allah untuk mengambil segala kepunyaan Ayub supaya dia mengutuki Allah (Ayub 1:11, 2:5). Kemudian Allah mengizinkan Iblis untuk mencobai Ayub, tetapi tidak membolehkan Iblis mengambil nyawanya (Ayub 1:12, 2:6).

    Ketika Ayub kehilangan segalanya, sesungguhnya dia sedang tampil dalam sebuah pertarungan di hadapan penonton-penonton yang tidak terlihat di dalam dunia roh. Sebab Allah dan iblis yg nonton.[Klik link berikut untuk mengakses kompilasi beragam materi pembahasan yang banyak ditanyakan anak-anak Tuhan, menambah pemahaman kita tentang firman Tuhan enlightenment letters katalog]

    Alkitab juga mencatat lho contoh-contoh lain dari peristiwa yang membuat dunia roh terguncang.

1. Ketika Yesus mengutus murid-murid-Nya pergi ke kota-kota, Iblis pun takluk. Bahkan,

2. Yesus mengatakan bahwa Dia melihat Iblis terjatuh seperti kilat dari langit ketika murid-murid mengusir nya (Lukas 10:1-18). Selain itu,

3. ketika ada satu orang yang bertobat, maka seisi surga pun bersukacita (Lukas 15:7).

    Rasanya sulit untuk membayangkan bahwa respons seseorang bisa begitu berdampak pada dunia roh, tetapi inilah yang ditunjukkan oleh Ayub. Ternyata Respons kita terhadap penderitaan itu begitu penting. Ketika penderitaan itu datang, Ayub meresponsnya dengan tetap percaya pada Allah terlepas dari segala kemalangan yang menimpanya. Ayub memilih untuk memelihara imannya.

    Dalam kasus saya pribadi, saya percaya bahwa bagian dari ujian hidup saya adalah ketika saya harus berjuang supaya saya bisa jalan lagi berkotbah atau melayani lagi yang tentu amat saya dambakan. Akankah saya tetap setia? Atau, akankah aku hanya akan jadi orang yang setia kalau Allah memberkatiku saja?

    Saya tidak tahu apakah responsku terhadap ujian hidup ini akan mempengaruhi dunia roh atau tidak. Tetapi satu yang aku tahu adalah bahwa ketika aku memilih tetap beriman, aku berkenan kepada Allah (Ibrani 11:6). Aku percaya bahwa responsku terhadap ujian hidup ini adalah salah satu cara untuk memurnikan iman dan relasiku kepada Allah.

  Sekarang, setahun setelah peristiwa di mana usahaku yang begitu keras seolah-olah nampaknya berhasil, saya mau berlari cepat dan saya bisa mengatakan bahwa aku bisa merespons tiap penderitaan yang datang dengan lebih baik. Memang, aku masih terus belajar beriman. tetapi aku tidak hancur karena aku mendasari pondasiku pada Allah, sehingga hari demi hari aku pun semakin kuat.

3. Allah ingin mengajar kita bahwa Dia Mahakuasa

    Allah tidak memberikan alasan mengapa Dia mengizinkan Ayub menderita. Malah, Allah menggunakan ketidaktahuan Ayub akan betapa rumitnya alam semesta ini untuk menyatakan kemahakuasaan-Nya (Ayub 38-41).

     Ayub menjawab Allah: “Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui” (Ayub 42:3).

    “Pada akhirnya, satu-satunya jawaban yang Allah berikan kepada Ayub adalah pewahyuan tentang diri-Nya sendiri. Seolah-olah Allah berkata kepadanya, ‘Ayub, Aku adalah jawabannya.’ Ayub tidak diminta untuk mempercayai sebuah rencana, tetapi dia diminta untuk mempercayai seorang pribadi, yaitu pribadi Allah yang berdaulat, bijaksana, dan baik.”

    Jadi, seperti yang telah dilakukan Ayub, saya juga belajar untuk mengakui kekecewaanku, keraguanku, dan segala pertanyaanku hanya kepada Allah (Ayub 7:11-21, 10:2-18). Sekalipun saya memiliki keraguan kalau tidak mengalami perubahan hidup, saya belajar untuk melayani-Nya, menuntaskan tanggung jawabku dalam pelayanan di gereja. Hanya oleh karena anugerah-Nya saja, saya menyerahkan kekecewaanku kepada Allah dan memilih berjalan bersama-Nya.

    Kita adalah manusia, bukan Allah. Persepsi kita tentang ruang dan waktu tentu amat berbeda dari Allah yang Mahakuasa, yang memandang waktu sebagai sebuah kekekalan yang tiada berakhir.

    “Tak peduli sebagaimanapun kita berusaha untuk merasionalkan Allah, terkadang kita tetap melihatnya sebagai sosok yang tidak adil….Hingga waktu berjalan dan sejarah membuktikan, kita akan mengerti bahwa segala sesuatu terjadi untuk mendatangkan kebaikan” (Roma 8:28).

    Hanya oleh karena anugerah Allah, aku dapat memberikan kesaksian bukan hanya bicara tentang berkat-berkat Allah tetapi juga tentang bagaimana Dia menopang dan memurnikan imanku lewat setiap peristiwa yang terjadi.

PENUTUP

Malam ini kita kita belajar dari kehidupan Ayub dengan topik :

"Jika Tuhan Baik Mengapa orang benar menderita"

Tuhan mau kita belajar dari hambanya yg setia dan hidup benar seperti Ayub, sekalipun dia hidup benar Tuhan masih ijinkan penderitaan dalam kehidupan Ayub karena:

 

1. Allah menggunakan penderitaan sebagai sarana untuk kita berserah pada-Nya

2. Allah ingin kita merespons setiap penderitaan dengan sikap yang benar

3. Allah ingin mengajar kita bahwa Dia Mahakuasa



Preacher & Written by : Pdt. Dr. Hosea Bambang S.A, S.H., M.A, M.Th, Ph.D.


Kembali ke BERANDA (Tampilan awal Blog)


Blog GBIS BK punya gawe koleksi lagu-lagu gereja di akun Tik Tok dan Youtube, yuk LIKE dan FOLLOW :

SHARE & LIKE Akun Tik Tok Admin Blog GBIS BK (Kumpulan Lagu-lagu Gereja)

SUBSCRIBE Channel Youtube Blog GBIS BK - RC777 Channel (Kumpulan Lagu-lagu Gereja)


                                    **************** [] *****************


Blog GBIS Bukit Karmel memiliki beragam referensi mulai dalam bentuk teks, audio, video sebagai berikut :

+ Yang BARU dari Blog GBIS - Mengenal Bagian Tubuh kita dan fungsinya sehari-hari, penting untuk dibaca, dibahas secara sederhana, lugas, gamblang dan menyenangkan.

HORMON Manusia : Insulin, Glukagon, Testosteron, Estrogen, Progesteron, Eritropoetin, Histamin, Tiroksin, Hormon Pertumbuhan, Kalsitonin, Paratiroid, Aldosteron, Prolaktin, Hormon Antidiuretik, Somatostatin

 Enlightenment Letters Koleksi Artikel TRENDING TOPIK (firman Tuhan singkat - powerful - membuka wawasan baru) !

+  Koleksi Renungan Firman Tuhan AUDIO (>100 file audio dengan berbagai tema) yang membantu Anda dapat mendengarkan firman Tuhan dalam berbagai kegiatan Anda

+ RANGKUMAN FIRMAN TUHAN (> 250 artikel) yang dapat menambah wawasan pengetahuan Anda tentang eksplorasi pembahasan firman Tuhan

+ VIDEO FULL IBADAH (>480 video) umum bagi Anda yang ingin menikmati rekaman ibadah dan firman Tuhan

+ VIDEO INTERAKTIF SENENGNYANGOFI (>51 video) - Ngobrolin firman dengan gaya, dengan beragam koleksi tema yang dibahas

+ e-BOOK yang dapat didownload dan dapat bermanfaat bagi Anda yang memerlukan

+ ALKITAB AUDIO (Perjanjian Lama & Perjanjian Baru dalam format MP3) mendengarkan firman Tuhan setiap waktu

 QUOTES - Wise Word Card - Koleksi kata-kata mutiara, mulai dari ucapan ulang tahun, hari raya, ucapan selamat pagi yang membangun iman, RIP dan sebagainya.

**************** [] *****************

NOTE : Kalau Anda mengakses melalui hape ke https://gbisbk.blogspot.com setelah muncul tampilan blognya, segera scroll ke ujung paling bawah pilih "Lihat versi web" lalu klik, maka akan tampil blog versi web, katalog Warta GBIS ada di sisi kanan ya. 

Semoga mudah dipahami dan bermanfaat. Tuhan Yesus memberkati.🙏🏽

@BILA ANDA MERASA DIBERKATI MELALUI FIRMAN TUHAN/POSTINGAN/KESAKSIAN INI, SILAKAN KOMEN DI KOLOM KOMENTAR DI BAWAH INI.

@SILAKAN SHARE LINK POSTINGAN INI KE TEMAN-TEMAN/SAHABAT ANDA, Mari Viralkan Postingan yang Memberkati Orang lain juga. Welcome Greetings Link

Admin menerima artikel kesaksian/ renungan firman Tuhan/ rangkuman khotbah/ dokumentasi foto event komisi/PDW/video komisi, e-mail ke :  gbisbk.kebayoranlama@gmail.com 

22 Maret 2026

Melihat dengan Mata Iman



Shalom para pembaca setia Blog GBIS BK.

    Pelayanan firman Tuhan pagi ini dilayani oleh bapak Pdt. Dr. Hosea Bambang S.A, S.H., M.A, M.Th, Ph.D.

Jemaat hidup dalam terang dan kebenaran Kristus.

I Samuel 16:1-13; Mazmur 23, Yohanes 9:1-17; 35-41, Efesus 5 : 8-14;

 

Mazmur 23, "TUHAN, Gembalaku yang baik"

23:1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

23:2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;

23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

23:5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

23:6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

 

PROLOG

    Alkitab adalah Kitab pewahyuan tentang Allah. Apa arti pewahyuan? Pewahyuan berasal dari kata dasar WAHYU artinya penyingkapan sesuatu yg tadinya tertutup, tersembunyi, rahasia. Tentang Allah itu, sebab tidak ada satu manusia pun yang mengenal Allah, atau yang bisa mendekat kepada Allah. Sedangkan mencari Allah adalah kebutuhan pokok manusia buktinya ada agama/ aliran kepercayaan yang beraneka macam di dunia ini.

Mengapa tidak ada orang yang mengenal Allah atau yang bisa mendekat kepada Allah?

    Karena Kita manusia sudah berdosa sedangkan Allah suci. Jarak manusia berdosa dan Allah yang suci itu melebihi jaraknya langit & bumi, nah karena tidak ada manusia yang bisa mengenal Allah maka Allah sendirilah yang menyatakan diri-Nya melalui Anak-Nya yang tunggal yaitu Tuhan Yesus Kristus dan hanya melalui Alkitab, kita semua bisa mengenal yang sesungguhnya.

[Yang BARU dari Blog GBIS - Mengenal Bagian Tubuh kita dan fungsinya sehari-hari, penting untuk dibaca, dibahas secara sederhana, lugas, gamblang dan menyenangkan.]

HORMON Manusia InsulinGlukagonTestosteronEstrogenProgesteronEritropoetinHistaminTiroksinHormon PertumbuhanKalsitoninParatiroidAldosteronProlaktinHormon AntidiuretikSomatostatin

 

    “Melihat dengan mata iman” berarti melihat bukan dengan mata fisik, tetapi dengan keyakinan rohani,  Di kitab (I Samuel 16) dikisahkan Samuel diperintahkan untuk mengurapi salah satu anak Isai, lalu Tuhan berfirman bahwa jangan melihat rupanya sebab manusia melihat apa yang tampak… begitu juga dengan orang buta yang disembuhkan Yesus (Yohanes 9) ia menjadi percaya kepada Yesus bukan karena ia bisa melihat Yesus dari fisik yang kelihatan tetapi ia melihat Yesus melalui hatinya.

Lalu apa sih yang dipandang atau dilihat dengan mata iman?

     Kalau kita melihat dengan mata iman maka kita akan memandang kehidupan ini melalui janji-janji Allah, bukan  melalui apa yang tampak. Sekalipun dalam Mazmur 23, ditulis ada lembah kekelaman, Daud tidak menyangkal memang ada lembah kekelaman, tetapi ia dapat melihat melampaui kekelaman/ kegelapan itu.


Jadi, melihat dengan mata iman di sini berarti:

 Percaya pada kehadiran Tuhan, walau tidak terlihat Dia hadir.

SEPERTI Lirik lagu yang menuliskan….

Reff

Sbab aku percaya

Bukan karena melihat

Namun karna Firman Mu

Yang slalu digenapi di hidupku

Ku percaya  bukan karena melihat

Namun karena FirmanMu tiada pernah berubah

Melihat dengan mata iman….

Memegang janji-Nya, ketika keadaan kita tampak sulit memandang hasil akhir dengan harapan akan KEPASTIAN bukan dengan KETAKUTAN.

 

Bagaimana kita Melihat dengan Mata Iman, Mazmur 23.

 

Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang. Ia menyegarkan jiwaku.

 

• Ayat ini sebenarnya menjelaskan adanya penyediaan Allah terhadap kebutuhan kita, baik kebutuhan fisik maupun kebutuhan rohani kita. Kadang-kadang saat kita mendengarkan khotbah-khotbah isinya tidak seimbang, seolah olah Tuhan itu hanya peduli pada hal-hal yang bersifat rohani saja. Tapi Firman Tuhan dengan jelas menyatakan: Dia yang peduli dengan keselamatan jiwa kita, Dialah juga yang peduli dengan kebutuhan fisik atau jasmani kita.

 Kalimat "Dia membaringkan aku di padang yang berumput hijau".

    Ini adalah penyediaan Allah untuk hal-hal physical atau jasmani di dalam kehidupan kita.  Kita ini kan diciptakan dari debu tanah, dan juga diberi nafas dari Tuhan. Karena itu, seseorang yang serohani apapun, dia tetap memiliki kebutuhan-kebutuhan fisik. seperti uang, makanan, kesehatan, minuman, rumah, pakaian dan yang lain-lainnya.

 

  Yesus sendiri menyatakan realitas/ fakta kebutuhan-kebutuhan ini, tetapi Dia mengatakan jangan kamu kuatir, cari dulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya maka semuanya akan ditambahkan kepadamu.

    Jadi kita bisa belajar bahwa apa saja yang menjadi kebutuhan kita adalah tanggung jawab gembala agung kita. Sebab Allah kita adalah Allah yang akan memenuhi seluruh kebutuhan kita.

    Dalam bahasa aslinya dikatakan "Gembala itu membawa aku ke tempat yang sangat lebat tumbuhannya".

     Nah ini bicara tentang kelimpahan. bukan teologi kemakmuran saudara bisa melihat orang-orang yang dibimbing/ dipimpin oleh Tuhan. Orang-orang yang berharap kepada Tuhan selalu mengalami anugerah-Nya, melebihi semua yang dia minta, yang dia harapkan dan juga yang dia perlukan. Sebab Allah kita adalah Allah yang murah hati, bahkan dalam urusan kehidupan jasmani,

Lalu ayat selanjutnya menuliskan …Ia membimbing aku ke air yang tenang Ia menyegarkan jiwaku

 

    Daud mengatakan Ia menyegarkan jiwaku. Dalam bahasa aslinya adalah refresh. Misalkan:

•Jikalau kita berada dalam kegelapan, maka terang itu akan membuat kita refresh

Demikian juga ..

•Jikalau kita berada dalam dosa yang menekan, menghimpit kita, maka Firman-Nya dan Roh KudusNya akan bekerja menyadarkan kita, bahwa Allah itu sanggup mengampuni kita dan menerima kita dengan cinta kasih-Nya, sehingga saudara akan menemukan kelegaan, refresh. Amin

 (Bangun imanmu tiap hari dengan mendengarkan renungan firman Tuhan. klik link ini Kompilasi kumpulan Renungan Firman Tuhan format Audio)


    Sering dalam hidup kita, jiwa menjadi kering, tidak ada lagi gairah hidup. Sebab Salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan kita adalah Sense of wonder – Ketertakjuban. Kita pada sesuatu yang berkaitan dengan jiwa kita. Tapi kita tidak memiliki, kalau kita tidak punya Sense of wonder  – Ketertakjuban. itu maka saudara akan rasa kebosanan. Saudara akan melihat hidup itu sebagai beban hari demi hari. (ilustrasi)

 

    Tahun ini saudara berlibur ke Bali, ketika tahun depan ke Bali lagi, anak-anak mulai mengeluh. Boring. Manusia selalu memerlukan sesuatu yang baru. Jika jiwa kita tidak lagi ada gairah. Jiwa kita tidak segar  lagi… Lalu

Bagaimana menyelesaikan masalah ini?

    Satu-satunya sense of wonder yang diberikan Tuhan itu jikalau Tuhan menyingkapkan diri-Nya kepada kita. Itulah sebabnya ketika membaca Firman, Roh Kudus bekerja maka saudara saudari akan merasakan sense of wonder atau ketertakjuban kepada Tuhan,

    Karena Allah yang tidak mungkin bisa dipahami seluruhnya secara utuh itu, mau mengungkapkan diri-Nya kepada kita, itulah yang akan membuat kita tercengang. hati kita dijamah rasakan belaian kasih, yang melegakan jiwa, kita bisa  berlutut menyadari bahwa Dia begitu muliaNya, bahkan lebih mulia daripada sebelum sebelumnya. …. Ini adalah rahasia mengalami kesegaran jiwa, kelegaan - REFRESH

 

    Demikian juga ketika saudara tidak bergairah melayani pekerjaan Tuhan di gereja ini, hal yang paling salah itu bukan organisasinya, bukan gerejanya, bukan ibadahnya, tetapi karena orangnya yang tidak melihat visi-Nya Tuhan. Orangnya tidak lagi melihat kemuliaan Allah.

    Itu sebabnya ketika Musa berada pada saat tersulit dalam hidupnya, rasakan kesedihan, kegagalan, kering rohani, tidak sanggup lagi berjalan ke depan, maka dia minta kepada Tuhan satu kalimat ini: Show Me Thy Glory. Nyatakanlah kemuliaan-Mu kepadaku. Dan itu membuat dia kuat dan semangat melayani Tuhan

 

Bagaimana kita Melihat dengan Mata Iman - Mazmur 23.

2. Allah adalah Gembala yang memimpin Kehidupan Kita

Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

 

    Allah adalah gembala yang memimpin kehidupan domba-domba-Nya. Begitu juga dengan Daud sebagai gembala kadang-kadang ia harus membawa dombanya melewati tempat yang sempit, jalan yang kasar, dan susah dicapai, bahkan jalan-jalan yang berbahaya karena adanya ancaman binatang buas (singa atau beruang) untuk mendapatkan rumput yang diingini domba, terutama pada saat musim kering. Nah Domba-domba itu tentu tidak familiar dengan tempat-tempat itu, sehingga membuatnya takut. Tidak beda dengan kita bisa juga takut, tetapi Gembala agung kita yaitu Tuhan Yesus Kristus, Dia selalu memimpin kehidupan kita dan tidak pernah melepaskan pandangannya pada kita. Apalagi meninggalkan kita. Sehingga kita aman dalam perlindungan-Nya.    


Sebaliknya domba adalah salah satu binatang yang paling bodoh dan justru domba itu paling sering meninggalkan gembalanya. 
Matthew Henry  (Matthew Henry (1662–1714) pendeta Presbyterian, teolog, dan penulis asal Inggris) menuliskan: tidak ada binatang yang sangat mudah terhilang dibandingkan domba. Sedikit saja lengah maka domba akan melenceng, dan tidak mampu menemukan jalannya kembali.

    Demikianlah juga dengan Orang kudus yang terbaik sekalipun dia juga sangat mudah tersesat. Oleh karena itu kita sungguh-sungguh membutuhkan Allah kita untuk menggembalakan kehidupan kita. Haleluyah!

 

•Mazmur 119 adalah pujian-pujian terhadap Firman Allah, waktu saudara membaca, saudara akan dibawa untuk mencintai Firman Allah itu. sang penulis Mazmur ini, sangat mungkin adalah Daud, dia orang yang sangat mencintai, meninggikan dan tergantung kepada Allah. Makanya di ayat terakhir Mazmur 119 : 176 Daud mengatakan:

"aku sesat seperti domba yang hilang, carilah hambamu ini".

 

    Orang yang mencintai Tuhan, sungguh-sungguh hidup dengan Firman, akan melihat pentingnya nilai Firman dan meninggikan Firman, karena ia menyadari bahwa dia orang yang mudah sekali sesat seperti domba. Daud pun menyadari kerapuhannya. Ketika berhadapan dengan musuh dan percobaan, sangat mungkin dia akan tersesat. Jadi di akhir doanya dia meminta Tuhan, jikalau itu terjadi, datanglah Tuhan, carilah aku Tuhan. (Kembali ke Maz 23)

 (Kompilasi beragam materi pembahasan yang banyak ditanyakan anak-anak Tuhan, menambah pemahaman kita tentang firman Tuhan enlightenment letters katalog)

    Siapakah yang akan menolong dan menyelamatkan aku, kata Daud? Alkitab mengatakan gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang menghibur aku.


•Gada : Tongkat kecil tapi agak besar karena untuk memukul musuh, singa atau beruang.

•Tongkat itu lebih panjang dan di atasnya ada hook-nya, sesuatu yang melengkung, dan fungsi tongkat itu adalah untuk menghitung domba dan mengarahkan domba.  


Kalau ada domba yang melenceng maka tongkat itu akan mengait leher domba. Begitulah Tugas gembala saudara !

     Nah jika ada sesuatu dalam kehidupan saudara sehingga saudara diarahkan kembali oleh gembala saudara seperti domba yang dikait lehernya oleh tongkat gembala itu mungkin menyakitkan buat saudara, tetapi itu adalah suatu penghiburan, bahwa Tuhan menyertai saudara dan mengarahkan hidup saudara. Sehingga saudara tidak tersesat.

    Tangan-Nya itu menjadi jaminan untuk kita berjalan dalam jalan yang Dia kehendaki.  Itu yang diajarkan dalam Alkitab

     Bahwa Allah sebagai gembala penjaga umat-Nya, menjaga domba-Nya agar tidak tersesat.

    Salah satu alasan utamanya adalah : Dia mau menjaga reputasi-Nya. Mazmur 23 sepertinya mau  mengatakan begini, Aku akan mencari engkau sampai menemukan engkau. Aku tidak akan membiarkan engkau yang tersesat.

    Jikalau Engkau jatuh ke tempat yang paling dalam sekalipun aku akan mencari engkau.

    Aku mempertaruhkan diri-Ku untuk engkau, karena itu adalah reputasi-Ku. Sebab Aku ini  Allah yang setia dan tidak pernah gagal, itu adalah reputasi-Ku.

 

Bagaimana kita Melihat dengan Mata Iman - Mazmur 23.

Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dg minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

     Alkitab dalam Perjanjian Lama berkali-kali menyatakan bahwa Israel adalah domba-domba Allah dan Dia selalu hadir membela domba-dombaNya di sepanjang sejarah perjalanan bangsa itu. Begitu juga di dalam Perjanjian Baru, Ketika domba-dombaNya dianiaya, Yesus juga datang pada dombaNya ingat kisah Saulus ketika dia hendak menangkap jemaatnya Yesus berkata,”Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku?” 

    Jadi jika ada orang yang menganiaya umat Allah yang sejati atau hendak memecah-mecah gerejaNya. siapa pun orangnya di luar ataupun di dalam gereja, yang niat mau menghancurkan atau melencengkan domba-Nya, orang itu pasti berurusan dan berhadapan  langsung dengan Allah sendiri inilah yang telah DIA lakukan dan akan terus dilakukannya membela domba-dombaNya.

     Gembala itu bukan sekedar membesuk & memperhatikan jemaat, tetapi matanya tajam melihat kerohanian jemaat. Hatinya selalu siap sedia/ waspada melihat musuh-musuh yang kira-kira mau menerkam domba-dombaNya.

    Di gereja ini gembala saudara, dia akan menggembalakan saudara dengan Firman Tuhan,  mengarahkan hati dan pikiran saudara juga. Dia tentu memiliki hati yang tidak rela jikalau satu dari jemaatnya itu tersesat, hatinya dan pikirannya dipertaruhkan untuk berjuang menyelamatkan domba-nya

 

Mazmur 23 ayat 5 ditutup dengan kalimat :

Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak, pialaku penuh berlimpah.

Apa makna di balik kalimat ini?

    Ini artinya perkenanan Allah kepada Daud. Adalah DASAR dari seluruh berkat-berkat yang Tuhan berikan kepadanya. Begitu juga dengan hidup kita. Allah berkenan kepada orang berdosa seperti saudara dan saya adalah jika dan hanya jika kita di dalam Kristus.

Daud menutup seluruh nyanyian pengagungan Tuhan ini, dengan mengatakan di ayat 6

kebajikan dan kemurahan akan mengikuti aku seumur hidupku. Dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa

    Dalam bahasa aslinya mengikuti aku itu "mengejar aku". Ini adalah suatu berkat Allah yang melimpah, yang diberikan gembala Agung kepada dombaNya. yaitu KebajikanNya dan Kemurahan-Nya mengejar kita sebab :

    Yesus mengatakan Aku datang supaya mereka memiliki hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

 

PENUTUP

Bagaimana kita bisa Melihat dengan Mata Iman - Mazmur 23:

1. Allah adalah gembala yang menyediakan seluruh kebutuhan kita

2. Allah adalah Gembala yang memimpin kehidupan Kita

3. Gembala akan membela dan melindungi domba-Nya.

 

Kesimpulan Melihat dengan iman berdasarkan Mazmur 23 berarti:

 •Tetap percaya akan penyertaan dan kebaikan Tuhan, sekalipun kita sedang menghadapi situasi kehidupan yang nampak gelap tak tahu jalan keluarnya atau jalan buntu.

•Menyadari bahwa "iman" memberi cara pandang baru untuk melihat kehidupan ini — bukan dengan ketakutan, melainkan dengan keyakinan bahwa Tuhan turut dan sedang bekerja dalam hidup kita.

    Jadi apapun yang sedang terjadi  dan akan terjadi, kita bisa berkata seperti Daud:

Tuhan adalah gembalaku,”  maka dengan itu hati saudara bisa tetap tenang karena Engkau tahu siapa yang menuntunmu. Amin



Link Video Ibadah Umum - Minggu, 22 Maret 2026

File PPT Melihat dengan Mata Iman


Preacher : Pdt. Dr. Hosea Bambang S.A, S.H., M.A, M.Th, Ph.D.

Written by : ssr

Kembali ke BERANDA (Tampilan awal Blog)


Blog GBIS BK punya gawe koleksi lagu-lagu gereja di akun Tik Tok dan Youtube, yuk LIKE dan FOLLOW :

SHARE & LIKE Akun Tik Tok Admin Blog GBIS BK (Kumpulan Lagu-lagu Gereja)

SUBSCRIBE Channel Youtube Blog GBIS BK - RC777 Channel (Kumpulan Lagu-lagu Gereja)


                                    **************** [] *****************


Blog GBIS Bukit Karmel memiliki beragam referensi mulai dalam bentuk teks, audio, video sebagai berikut :

+ Yang BARU dari Blog GBIS - Mengenal Bagian Tubuh kita dan fungsinya sehari-hari, penting untuk dibaca, dibahas secara sederhana, lugas, gamblang dan menyenangkan.

HORMON Manusia InsulinGlukagonTestosteronEstrogenProgesteronEritropoetinHistaminTiroksinHormon PertumbuhanKalsitoninParatiroidAldosteronProlaktinHormon AntidiuretikSomatostatin

 Enlightenment Letters Koleksi Artikel TRENDING TOPIK (firman Tuhan singkat - powerful - membuka wawasan baru) !

+  Koleksi Renungan Firman Tuhan AUDIO (>100 file audio dengan berbagai tema) yang membantu Anda dapat mendengarkan firman Tuhan dalam berbagai kegiatan Anda

+ RANGKUMAN FIRMAN TUHAN (> 250 artikel) yang dapat menambah wawasan pengetahuan Anda tentang eksplorasi pembahasan firman Tuhan

+ VIDEO FULL IBADAH (>480 video) umum bagi Anda yang ingin menikmati rekaman ibadah dan firman Tuhan

VIDEO INTERAKTIF SENENGNYANGOFI (>51 video) - Ngobrolin firman dengan gaya, dengan beragam koleksi tema yang dibahas

+ e-BOOK yang dapat didownload dan dapat bermanfaat bagi Anda yang memerlukan

ALKITAB AUDIO (Perjanjian Lama & Perjanjian Baru dalam format MP3) mendengarkan firman Tuhan setiap waktu

 QUOTES - Wise Word Card - Koleksi kata-kata mutiara, mulai dari ucapan ulang tahun, hari raya, ucapan selamat pagi yang membangun iman, RIP dan sebagainya.

**************** [] *****************

NOTE : Kalau Anda mengakses melalui hape ke https://gbisbk.blogspot.com setelah muncul tampilan blognya, segera scroll ke ujung paling bawah pilih "Lihat versi web" lalu klik, maka akan tampil blog versi web, katalog Warta GBIS ada di sisi kanan ya. 

Semoga mudah dipahami dan bermanfaat. Tuhan Yesus memberkati.🙏🏽

@BILA ANDA MERASA DIBERKATI MELALUI FIRMAN TUHAN/POSTINGAN/KESAKSIAN INI, SILAKAN KOMEN DI KOLOM KOMENTAR DI BAWAH INI.

@SILAKAN SHARE LINK POSTINGAN INI KE TEMAN-TEMAN/SAHABAT ANDA, Mari Viralkan Postingan yang Memberkati Orang lain juga.

Admin menerima artikel kesaksian/ renungan firman Tuhan/ rangkuman khotbah/ dokumentasi foto event komisi/PDW/video komisi, e-mail ke :  gbisbk.kebayoranlama@gmail.com 

Persekutuan Doa Wilayah Kebayoran Lama & sekitarnya

Persekutuan Doa Wilayah Kebayoran Lama & sekitarnya
PIC : Ibu Ellya Hutapea (0822 1323 7566) - Jl. Kangkung No. 52 / 87 RT 012 RW 011 Kebayoran Lama - Jakarta Selatan

Persekutuan Doa Wilayah Bumi Serpong Damai dan sekitarnya

Persekutuan Doa Wilayah Bumi Serpong Damai dan sekitarnya
PIC : Pdm. Steven Hizkia (0811 885 210) - RUKO GOLDEN ROAD Blok C30 No.23A (Belakang Pintu Barat ITC BSD) - Setiap hari Minggu pk. 11.00 WIB (Ketuk/ Sentuh gambar untuk akses ke Album PDW BSD)

Persekutuan Doa Wilayah Pondok Aren, Ciledug dan sekitarnya

Persekutuan Doa Wilayah Pondok Aren, Ciledug dan sekitarnya
Ketuk/Sentuh gambar ini, akan masuk ke Album Dokumentasi PDW Pondok Aren, Ciledug & Sekitarnya

Persekutuan Doa Wilayah Tanah Kusir & sekitarnya

Persekutuan Doa Wilayah Tanah Kusir & sekitarnya
Ketuk/ Sentuh gambar untuk akses ke Album PDW Tanah Kusir