THE GOOD NEWS DIGITAL LITERATION GBIS BK

VISI Blog GBIS BK selaras dengan Visi Gereja Bethel Injil Sepenuh Bukit Karmel yaitu : "Gereja yang beramanat Agung dan berkemenangan" dengan MISI : "mempersiapkan jemaat agar bertumbuh dalam iman dan kekudusan bagi Kerajaan Allah." Blog GBIS BK menjadi THE GOOD NEWS DIGITAL LITERATURE GBIS BK - Pusat Literasi Digital Kristen bagi jemaat yang mencintai firman Tuhan dengan membaca dan merenungkannya siang dan malam serta informasi terkait pelayanan & pekerjaan Tuhan di GBIS BK, sehingga menjadi jemaat yang takut akan Tuhan yang mendatangkan HIKMAT & PENGETAHUAN serta peduli untuk mengambil bagian dalam pelayanan & pekerjaan Tuhan di GBIS BK.
Tampilkan postingan dengan label Hosea Bambang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hosea Bambang. Tampilkan semua postingan

26 Juli 2026

Mengapa Tuhan Mengijinkan Penderitaan?

Shalom para pembaca setia Blog GBIS BK.

    Renungan firman Tuhan hari ini dilayani oleh Bpk. Pdt. DR. Hosea Bambang S.A, S.H., M.A, M.Th, Ph.D.

Ilustrasi kertas kosong

 Coba lihat, perhatikan kertas ini yang putih, polos, bersih, rapih tapi ketika saya berdirikan dia tidak bisa berdiri tegak…

    Seperti itu jugalah hidup kita semua, ketika kita dilahirkan di dunia ini kita ibarat seperti kertas yang kosong kita menulis sendiri, mulai dari saat dilahirkan hingga saat ini, kita semua telah dan sedang cerita menulis cerita hidup kita masing-masing, ada cerita hidup yang menyenangkan tapi lebih banyak cerita hidup yang tidak menyenangkan, cerita tentang penderitaan katakanlah ketika kita mengalami kekecewaan, kesedihan, ataupun kemarahan, hidup kita rasanya seperti dilipat-lipat atau diremas-remas oleh penderitaan atau masalah itu dan yang namanya masalah tentu ada banyak jenis dan juga macamnya bagi setiap orang namun bagaimana hasil akhirnya tergantung respon saudara semua ?

    Tetapi bagaimana seharusnya kita hidup sebagai orang beriman dalam merespon masalah dan penderitaan yang kita alami mari kita masuk dalam renungan firman Tuhan pagi hari ini yang saya beri judul :

Mengapa Tuhan Mengijinkan Penderitaan

    Kita tinggalkan dulu kertas yang saya lipat atau saya remas-remas tadi karena kita akan mendengar firman Tuhan terlebih dahulu… nanti saya akan kembali ke kertas itu.

Yoh 16:33 (TSI) Terjemahan sederhana Indonesia

33“Semua ini Ku-katakan kepada kalian masing-masing yang sudah bersatu dengan Aku, supaya kamu bisa hidup dengan hati yang tenang. Dalam dunia ini, kamu pasti menderita. Tetapi kuatkanlah hatimu, karena Aku sudah mengalahkan dunia ini.”

 

• Kenapa Tuhan mengizinkan anak-anak-Nya mengalami masalah/ penderitaan? Katanya kita anak Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, tapi kok menderita? Kenapa Tuhan ga kasih garansi aja, bahwa semua orang yang percaya pada Tuhan Yesus tidak akan menderita lagi? Kan enak...Bener nggak saudara? (itu pikman - pikiran manusia saja)

    Manusia itu pada dasarnya tidak suka penderitaan yang disukainya adalah kenyamanan. Tetapi masalahnya, penderitaan atau kesusahan, kesengsaraan, atau rasa sakit itu bisa datang dengan sendirinya tanpa kita undang terlebih dahulu, sebab penderitaan, masalah, pergumulan adalah bagian dari kehidupan manusia.

    Apalagi DIsaat-saat ini saudara, di mana-mana (bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia) sedang mengalami penderitaan yang berdampak global atau merata diseluruh Dunia, Penyebabnya ada di tempat lain tapi kita semua juga mengalami dampaknya. (perang Israel vs Iran), nah ini masalah bukan?

    Sementara dalam kehidupan beragama ada mitos yang mungkin pernah saudara percayai yaitu ada berpikiran yg berkata kalau kita semakin kita rajin ke gereja, semakin kita rajin baca Alkitab dan dekat dengan Tuhan maka hal itu akan membuat kita bebas dari masalah dan penderitaan. Ini ekpektasi bener nggak saudara?

    Itu tidak benar dan Ini adalah pengajaran yang tidak bertanggung jawab dan tidak alkitabiah. Kalau kita selidiki maka semua tokoh-tokoh alkitab (Naomi, Rut, Daud dan lainnya) dan semua cerita-cerita yang tertulis di dalam alkitab menceritakan bahwa mereka juga mengalami penderitaan. Jadi penderitaan atau masalah memang bagian dari kehidupan manusia dan kita semua juga akan mengalaminya. Janganlah sesat berpikir oleh sebab itu hati dan pikiran kita perlu untuk dikalibrasi. (diluruskan) mau anak Tuhan atau tidak keduanya tetap akan kena menghadapi masalah, penderitaan, nah ini yang benar.

    Jadi sebagai orang percaya Hidup kita ini tidak akan pernah lepas dari Penderitaan, Kesusahan, Kesengsaraan, atau Krisis, bahkan KATA Alkitab hidup kita sebagai orang percaya akan selalu mengalami Peperangan rohani karena kita masih di dunia yang berdosa sehingga kita pasti akan menghadapi musuh-musuh kita yang tidak terlihat. Yaitu iblis yang selalu menggunakan masalah atau penderitaan kita itu untuk menuntut/mengintimidasi orang percaya melalui pelanggaran-pelanggaran, kita bahkan dosa-dosa yang masih mengikat hidup kita. Oleh sebab itu Tuhan bicara pada kita untuk bertobat dan meninggalkan cara hidup kita yang lama.

    Nah jadi Yesus sendiri dengan tegas mengatakan kepada kita tentang hidup kita yang harus menderita selama berada di dunia: seperti yang saya kutip dalam nats Firman Tuhan Yoh 16: 33 tadi, dalam bahasa Inggris tertulis :

John 16:33 (ESV) English Standard Version,

I have said these things to you, that in me you may have peace. In the world you will have tribulation. But take heart; I have overcome the world.”

Ada 4 poin yang disampaikan Yesus dalam ayat ini tapi 2 yang saya tekankan :

1. Dalam Kristus kita akan memiliki hati yang damai namun,

2. Dalam dunia kita akan memiliki penderitaan.

    Tetapi jangan salah menafsirkan, Tafsiran ini akan menjadi salah jika hal ini bersifat pilihan. Padahal maksud dari perkataan Kristus ini adalah Meskipun kita mengalami penderitaan di dalam dunia tetapi bersamaan dengan itu kalau kita ada di dalam Kristus maka kita akan tetap tenang dan tetap memiliki damai sejahtera.

    Jadi dapat disimpulkan kalau hidup kita tanpa Kristus maka kehidupan kita itu hanya berlangsung untuk menjalani penderitaan demi penderitaan saja tanpa ada makna kekekalan.

1. (Yoh 9: 1 - 3) PENYEBAB penderitaan yang kita bisa alami.

9:1 Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya.

9:2 Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?"

9:3 Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.

    Dari ayat-ayat tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa penyebab penderitaan adalah: karena :

1. Kesalahan diri sendiri- disebabkan perbuatan Dosa yg dilakukan manusia itu sendiri dan tidak dibereskan. (misal : tidak bisa bayar hutang, karena ada keserakahan atau timbulnya penyakit karena tidak menjaga kesehatan. Atau mengalami penderitaan disebabkan kelalaian orang lain, atau ditipu orang lain atau menjadi korban bencana alam, ini contoh saja)

2. Kesalahan masa lalu (Orang tua/faktor keturunan) - Karena ada ikatan kutuk dari orang tua kepada anaknya yang belum diputuskan.

Dua hal tadi memang penderitaan namun bukan itu saja….

3.Kehendak Tuhan tujuannya supaya nama Tuhan dipermuliakan dan pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan melalui penderitaan umatNya.

    Jadi penderitaan yang Tuhan maksudkan itu berkonotasi karena iman percaya kita di dalam Kristus. Makanya jangan heran kita bisa mengalami penganiayaan, tekanan, kesusahan, dalam hidup ini. Dan Tuhan sudah berkata supaya kita jangan kaget kalau kita sempat mengalami semua itu semua itu sudah dinubuatkan dalam Alkitab. 

    Di awal ayat 33 Yesus berkata “semua ini kukatakan kepadamu…

(I have said these things to you). Dan yang dimaksudkan Yesus dengan perkataan itu (Yesus sudah ngomong apa aja sih :

Yohanes 14:25 (Roh Kudus sang penolong & penghibur)

Yohanes 15:1-11 (Yesus adalah Pokok Anggur & Kita Carang-carangnya)

Yohanes 15:12-27 (Kasih Kristus menjadikan murid-muridNya adalah

                         Sahabat, dan sahabat akan menjadi saksi Kristus)

Yohanes 16: 1-25 (Roh Kudus yang akan memampukan mereka)

Yohanes 16:33 (Hidup dalam Damai Sejahtera dan Kemenangan)

 

    Jadi sesungguhnya Melalui perkataan-perkataan Yesus tadi Yesus sedang mempersiapkan murid-muridNya (termasuk saudara dan saya) untuk menghadapi berbagai tantangan, masalah, penderitaan dan kesusahan yang akan terjadi dalam hidup kita.dan Yesus minta kita harus bertekun dalam penderitaan kita.

Yohanes 16:1-4 Awal Perikop "Bertekun"

1“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. 2Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. 3Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. 4aTetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.”

    Pesan ini memang tidak nyaman tetapi harus tetap disampaikan kepada saudara, supaya saya tetap menjadi hamba yang memberitakan seluruh kebenaran Alkitab, gak pilih-pilih topik tertentu saja saya tidak boleh memilih hanya mengkotbahkan hal-hal yang enak didengar jemaat saja supaya jemaat terhibur dan saya menjadi semakin populer.

    Dan sebagai gereja Tuhan kita semua perlu bertobat jadi saya juga prihatin kalau hamba-hamba Tuhan tidak mau berbicara/ mengkotbahkan topik-topik contohnya (penderitaan, bayar harga, kekudusan) itu topik-topik kotbah yang kalau bisa dihindari untuk dikotbahkan. Sebaliknya yang menarik dikotbahkan kebanyakan adalah tentang berkat materi, tentang mujizat jasmani dan kesuksesan duniawi terutama pada akhir jaman ini.       

    Tapi yeah biar bagaimanapun juga kita harus menyadari bahwa sesungguhnya melalui pemberitaan Firman dan melalui kotbah-kotbah, kita semua ini sedang dipersiapkan untuk menghadapi penderitaaan yang pasti akan terjadi di dunia seperti yang sudah ditulis di Alkitab, walaupun ada gereja yang tetap sibuk untuk mencari rahasia bagaimana supaya diluputkan dan dihindarkan dari penderitaan dan tentu saja topik-topik yang diajarkan tentang rahasia untuk mendapatkan kenyamanan atau keberhasilan hidup kesuksesan hidup dalam mengikut Tuhan.

 

PADAHAL PENDERITAAN KARENA KRISTUS ADALAH KASIH KARUNIA (1 Petrus 2:19-21)

    Rasul Petrus mengatakan bahwa mengalami penderitaan itu adalah kasih karunia. Sayangnya banyak yang menyalah artikan, kasih karunia di sini bukanlah berbicara tentang mendapatkan berkat besar, dapat rumah atau sembuh dari sakit. (itu memang berkat dari Tuhan) Namun kasih karunia yang dimaksudkan di sini adalah ketika kita menanggung penderitaan, itu karena Kristus, sebab menurut Firman Tuhan memang untuk itulah kita dipanggil.

Yesus berkata "… (Yohanes 15:18-19)

18 Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. 19Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu

    Saudara boleh perhatikan gereja-gereja yang berusaha seperti dunia (supaya disukai oleh dunia). Yesus sudah mengingatkan bahwa janganlah kaget kalau dunia tidak menyukai kita, sebab kalau dunia menyukai kita itu menunjukkan bahwa kita memang berasal dari dunia ini bukan berasal dari Tuhan. Tetapi karena kita bukan berasal dari dunia ini kata Firman maka dunia membenci kita.

    Di sini Kristus juga menyelipkan doctrine of unconditional election yaitu “Aku telah memilih kamu dari dunia “. Sejak kekekalan, artinya kita dipilih semata-mata berdasarkan kedaulatan dan kasih karunia-Nya bukan karena kebaikan, iman, atau perbuatan kita.

    Dan juga Alkitab tidak pernah mengatakan bahwa kekristenan itu tanpa penderitaan tetapi justru Tuhan memakai penderitaan itu untuk membentuk umatNya bagi kemuliaanNya.

Ingatlah saudara, "Penderitaan, kesusahan, kesengsaraan, dan juga tantangan itu akan Memaksa Kita Mengandalkan Tuhan"

    Di dunia yang sudah jatuh dalam dosa, kejahatan dan penderitaan itu dapat dipakai menjadi cara Allah untuk berbicara kepada seseorang atau suatu bangsa, untuk mendapatkan perhatian kita dari kehidupan yang awalnya berpusat pada diri sendiri yaitu kehidupan yang menyangkali keberadaan Tuhan menjadi hidup yang mengandalkan Tuhan.[Klik link berikut untuk mengakses kompilasi beragam materi pembahasan yang banyak ditanyakan anak-anak Tuhan, menambah pemahaman kita tentang firman Tuhan enlightenment letters katalog]

Jadi justru melalui penderitaan kita dapat mengingat apa yang penting dan apa yang paling bermakna dlm hidup ini. Coba ingat!

    Kalau kita ingat kapan kita bertobat, maka itu pasti bukan waktu kita lagi berjaya atau waktu kita lagi bersenang-senang tetapi tetapi waktu kita mengalami penderitaan dan waktu kita lagi menangis. Sehingga penderitaan diijinkan Tuhan untuk menyadarkan kita bahwa kita manusia yang rentan, terbatas yang sangat membutuhkan Tuhan, Amin. Sebagai ilustrasi akan hal ini (kita akan membandingkan kehidupan kita dengan Rasul Paulus).

2 Korintus 1:8b-9,

Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami. Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati.

    Nah Rasul Paulus juga bicara hal yang sama di mana beban yang ditanggungkan atas dia begitu besar dan begitu berat sampai dia hampir putus asa akan hidupnya. Namun melalui penderitaan itu akhirnya memaksa dia/Paulus) untuk mengandalkan Tuhan karena sudah tidak punya pilihan untuk mengandalkan selain Tuhan. Amin

2. TUJUAN Tuhan Mengijinkan Penderitaan

1.Belajar Taat/ Setia

Melalui masalah kita belajar TAAT/SETIA pada perintahNya sebab Tuhan selalu setia walaupun kita tidak setia.

• Mazmur 119: 71,

119:71 Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.

• Habakuk 3: 17-18,

3:17 Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,

3:18 namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.

2. Membuat Kita Semakin Kuat di Dalam Dia

Filipi 4 :13,

4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

    Tuhan tahu kekuatan dan kemampuan kita, Dan Dia pasti tidak ijinkan masalah yang saudara alami melampaui kekuatan saudara, bahkan Dia memberikan jalan keluar. Seperti tertulis 1 Kor 10: 13,

10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya (Efesus 6: 10).

    Masalah membuat kita berserah kepada Tuhan, masalah memberi kesempatan Tuhan Ambil alih hidup kita, secara manusiawi kita tidak kuat, tetapi kita jadi kuat di dalam kekuatan kuasaNya, karena Dia telah memberikan kita kuasa Roh kudus.

Bandingkan Yeremia 17: 5,

17:5 Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

3. Bagaimana RESPON Kita Menghadapi Penderitaan?

2 Korintus 1:20,

Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah.

    Pada dasarnya ketika kita menghadapi penderitaan, kesusahan, kesulitan, semua itu akan menyadarkan kita bahwa kita manusia yang rentan, terbatas dan bahkan kita tidak bisa memegang kendali atas hidup kita sendiri tapi justru di situlah :

• Kita dapat melihat salib Kristus,

• Di situlah kita dapat mengetahui janji-janji Tuhan dan juga penghiburan dari Tuhan serta semua yang sudah Tuhan sediakan bagi kita, AMIN

    Oleh karena itu saat kita lemah kita harus memandang salib Kristus maka kita akan dikuatkan. Kita kuat bukan karena kita, kita mampu bukan karena kita tetapi Kristus yang ada di dalam kitalah yang sudah menggenapi janji-janjiNya sehingga DIA memampukan saudara dan saya untuk mengalami kemenangan dalam Kristus. Jadi PERHATIKAN :

Dalam Kristus Semua Penderitaan Kita, Tidak Sia-Sia tetapi Ada Kebaikan dan Ada Kemuliaan Kristus.

 “Injil tidak menjanjikan kita dalam keadaan hidup yang lebih baik; tetapi Dia menjanjikan supaya hidup kita menjadi bermakna"

    Tanpa Kristus maka hidup saudara hanya menjalani penderitaan demi penderitaan yang tanpa makna dan tidak ada nilai kekekalannya. Namun di dalam Kristus maka semua penderitaan kita ada kebaikanNya dan ada kemuliaan Kristus. [Yuk... Bangun imanmu tiap hari dengan mendengarkan renungan firman Tuhan. klik link ini Kompilasi kumpulan Renungan Firman Tuhan format Audio]

    Oleh karena itu banyak orang ingin mengalami Tuhan (begitu juga dengan saudara bukan) MENGALAMI TUHAN - proses perjumpaan, pengenalan, dan relasi secara intim dan pribadi dengan Sang Pencipta (melampaui sekadar pengetahuan teori atau agama )

    Tapi caranya atau jalannya justru hanya melalui penderitaan, sebab itu kalau kita mengalami penderitaan maka pandanglah Kristus sebab dalam Kristus kita akan dikuatkan, dimampukan dan dipulihkan. Jadi dalam Kristus itu tidak ada penderitaan yang sia-sia. Semuanya diijinkan untuk kebaikan kita dan untuk kemuliaan Tuhan. Amin, nah inilah cara merespon yang benar menghadapi…..

Ketika menghadapi masalah yg terpenting itu adalah respon kita, karena akan menentukan bagaimana, kelanjutannya hidup kita :

1. Apakah kita jatuh semakin terpuruk

2. Apakah kita justru semakin bertumbuh dewasa

 

1. Orang yg mengalami jatuh semakin terpuruk (Ciri-cirinya)

• Egosentris segala masalah selalu dikaitkan dengan dirinya

• Fokus pada hal-hal yang kelihatan (jas) padahal sementara

• Selalu berpikiran/Berkata Negatif mengapa ini terjadi, apa salahku, saya kecewa, saya tersakiti.

• Menjadikan setiap masalah/ penderitaan beban hidup.

 

2. Apakah kita Semakin Bertumbuh dewasa (cirinya)

• Memandang setiap masalah dari sudut pandang Tuhan, (Berpusat pada Kristus) bahwa segala perkara dikaitkan dengan kehendak Tuhan, bahwa kehendak Tuhan itu selalu mendatangkan Kebaikkan karena dia tahu ayat firman Tuhan Roma 8 :28,

8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Nah jadi kita bisa melihat kalau orang yang bertumbuh dewasa maka:

• Fokusnya adalah pada perkara yang Rohani (tidak kelihatan) atau pada perkara yang bersifat kekal.

• Selalu Berpikir/Berkata Positif-Apa yang terjadi akan carikan jalan keluarnya (diatasinya), sehingga selalu bertanya dalam hatinya Apa maksud Tuhan dengan semua hal-hal ini?

• Menjadikan masalah atau penderitaan sebagai Koreksi, perenungan dan menjadikan masalah sebagai tantangan untuk sadar diri. 

    Sehingga berani menyatakan imannya kepada masalah yang dihadapi dengan berkata Dalam kelemahan aku kuat, sesuai firman yang tertulis dalam…

2 Kor 12: 9b -10,

12:9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

12:10 Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

    Jadi jangan berdoa minta Tuhan mengambil/ mengangkat bebanmu, tetapi mintalah supaya Tuhan memberi pundak yang kuat untuk memilikul beban supaya kita semakin kuat di dalam Dia.

PENUTUP

Renungan kita pagi ini bicara dan mengajarkan kita

"Mengapa Tuhan Mengijinkan penderitaan" pada kita orang-orang yang dikasihinya, kita belajar :

1. Penyebab Penderitaan yang kita alami dari mana saja

2. Tujuan Penderitaan yang kita alami untuk apa

3. Bagaimana Respon kita menghadapi penderitaan

    Akhirnya kita semua tahu bahwa Tuhan menghendaki kita agar kita memahami kehendak Tuhan saat menjalani penderitaan yang kita pikul, jangan meminta Tuhan meringankan beban kita tapi mintalah agar Tuhan menjadikan kita orang yang kuat dan sanggup memikul beban yang Tuhan ijinkan terjadi sehingga kita menjadi orang yang dewasa secara Rohani, matang dalam menerima kehendak Tuhan dan melakukan apa yang DIA inginkan.

Sehingga kita bisa berdiri. (Kembali ke kertas yang sudah diremas)

    Perhatikan kertas yang telah saya remas-remas tadi saudara, kalau dalam hidup ini kita diijinkan mengalami pembentukan dari Tuhan lewat penderitaan yang terjadi dalam hidup kita dan kita menerimanya dengan iklas dengan mengerti, percaya kepadaNya, sesungguhnya saudara sedang dibentuk menjadi pribadi yang lebih kuat, yang selalu bangkit saat saudara jatuh bahasa psikologinya RESILIANSI.     

    Apakah yang akan terjadi dalam kehidupan saudara selanjutnya setelah saudara mengalami penderitaan-penderitaan yang diibaratkan kertas yang saya remas-remas ini, PERHATIKAN apakah kertas ini bisa berdiri waktu saya buka? Nah ternyata bisa jadi penderitaan-penderitaan yang Tuhan ijinkan terjadi itu visinya luar biasa membuat saudara dapat semakin kuat, dan semakin dewasa di dalam kehidupan saudara.




Ibadah Umum GBIS BK - Minggu, 26 Juli 2026

Preacher & written : Pdt. DR. Hosea Bambang S.A, S.H., M.A, M.Th, Ph.D.

Editor by : ssr

Kontributor : Tim Multimedia


Kembali ke BERANDA (Tampilan awal Blog)


Blog GBIS BK punya gawe koleksi lagu-lagu gereja di akun Tik Tok dan Youtube, yuk LIKE dan FOLLOW :

SHARE & LIKE Akun Tik Tok Admin Blog GBIS BK (Kumpulan Lagu-lagu Gereja)

SUBSCRIBE Channel Youtube Blog GBIS BK - RC777 Channel (Kumpulan Lagu-lagu Gereja)


                                    **************** [] *****************


Blog GBIS Bukit Karmel memiliki beragam referensi mulai dalam bentuk teks, audio, video sebagai berikut :

+ Yang BARU dari Blog GBIS - Mengenal Bagian Tubuh kita dan fungsinya sehari-hari, penting untuk dibaca, dibahas secara sederhana, lugas, gamblang dan menyenangkan.

HORMON Manusia : Insulin, Glukagon, Testosteron, Estrogen, Progesteron, Eritropoetin, Histamin, Tiroksin, Hormon Pertumbuhan, Kalsitonin, Paratiroid, Aldosteron, Prolaktin, Hormon Antidiuretik, Somatostatin

 Enlightenment Letters Koleksi Artikel TRENDING TOPIK (firman Tuhan singkat - powerful - membuka wawasan baru) !

+  Koleksi Renungan Firman Tuhan AUDIO (>100 file audio dengan berbagai tema) yang membantu Anda dapat mendengarkan firman Tuhan dalam berbagai kegiatan Anda

+ RANGKUMAN FIRMAN TUHAN (> 250 artikel) yang dapat menambah wawasan pengetahuan Anda tentang eksplorasi pembahasan firman Tuhan

+ VIDEO FULL IBADAH (>480 video) umum bagi Anda yang ingin menikmati rekaman ibadah dan firman Tuhan

+ VIDEO INTERAKTIF SENENGNYANGOFI (>51 video) - Ngobrolin firman dengan gaya, dengan beragam koleksi tema yang dibahas

+ e-BOOK yang dapat didownload dan dapat bermanfaat bagi Anda yang memerlukan

+ ALKITAB AUDIO (Perjanjian Lama & Perjanjian Baru dalam format MP3) mendengarkan firman Tuhan setiap waktu

 QUOTES - Wise Word Card - Koleksi kata-kata mutiara, mulai dari ucapan ulang tahun, hari raya, ucapan selamat pagi yang membangun iman, RIP dan sebagainya.

**************** [] *****************

NOTE : Kalau Anda mengakses melalui hape ke https://gbisbk.blogspot.com setelah muncul tampilan blognya, segera scroll ke ujung paling bawah pilih "Lihat versi web" lalu klik, maka akan tampil blog versi web, katalog Warta GBIS ada di sisi kanan ya. 

Semoga mudah dipahami dan bermanfaat. Tuhan Yesus memberkati.🙏🏽

@BILA ANDA MERASA DIBERKATI MELALUI FIRMAN TUHAN/POSTINGAN/KESAKSIAN INI, SILAKAN KOMEN DI KOLOM KOMENTAR DI BAWAH INI.

@SILAKAN SHARE LINK POSTINGAN INI KE TEMAN-TEMAN/SAHABAT ANDA, Mari Viralkan Postingan yang Memberkati Orang lain juga. Welcome Greetings Link

Admin menerima artikel kesaksian/ renungan firman Tuhan/ rangkuman khotbah/ dokumentasi foto event komisi/PDW/video komisi, e-mail ke :  gbisbk.kebayoranlama@gmail.com 

18 Juli 2026

Jika Tuhan Baik, Mengapa Orang Benar Menderita

Shalom para pembaca setia Blog GBIS BK.

    Renungan firman Tuhan pada Persekutuan Doa Malam - Jumat, 17 Juli 2026 oleh Bpk. Pdt. DR. Hosea Bambang S.A, S.H., M.A, M.Th, Ph.D.

    Tema renungan firman Tuhan berjudul : "Jika Tuhan Baik, Mengapa Orang Benar Menderita".

    Membaca dan mengkaji teks pada Ayub 1:1 maka sudah ‘selayaknya’ Ayub hidup tanpa masalah. Bukankah banyak orang yang berpikir bahwa orang saleh dan benar tidak akan masuk dalam pencobaan atau penderitaan. Meski toh demikian, Allah Yang Mahakuasa tetap aja mengijinkan Ayub masuk dalam pencobaan dan penderitaan.

Pertama, Ayub kehilangan lima ratus pasang lembu dan lima ratus keledai betina karena dirampas orang Syeba.

Kedua, Ayub kehilangan tujuh ribu ekor kambing domba beserta para penjaganya karena disambar api dari langit.

Ketiga, Ayub kehilangan tiga ribu ekor unta dan para penjaganya karena diserbu orang Kasdim.

Keempat, Ayub kehilangan tujuh putera dan tiga puterinya sekaligus karena rumah tempat puteranya mengadakan pesta rubuh menimpa mereka (Ayb. 1:13-19).

    Perhatikan baik, di setiap peristiwa malang yang menimpa Ayub, teks menggunakan frasa ‘sementara orang itu berbicara’, artinya keempat masalah dan penderitaan yang menimpa Ayub terjadi sekaligus di waktu yang bersamaan.

HORMON Manusia : Insulin, Glukagon, Testosteron, Estrogen, Progesteron, Eritropoetin, Histamin, Tiroksin, Hormon Pertumbuhan, Kalsitonin, Paratiroid, Aldosteron, Prolaktin, Hormon Antidiuretik, Somatostatin

MENGENAL Fungsi Tubuh/ GEJALA/ Gangguan : Asam Lambung (GERD), Anxiety (Gangguan Kecemasan), Panic Attack (Serangan Panik), Saraf Vagus, Psikosomatis, Brain-Guts Axis, Hipokondria, Insomnia Lambung, Globus Hystericus, Palpitasi, Pusing Kliyengan, Dyspnea, Nyeri Belikat. Brain Fog, Tinnitus, Pernafasan Diafragma, Air Hangat, Jeda Makan & Tidur, Afirmasi Positif, Tonsil, Radang Amandel, Amandel Bengkak, Dopamin vs Logika, Self Image, Reticular Activating System, Dopamin Murahan, The Doorway Effect, Gelombang Beta, Pikiran Melayang, Gelombang Alpha, Gelombang Theta, Mulut Menguap, Reaksi Kaget, and many more 

Apakah pencobaan dan penderitaan yang dialami Ayub sudah selesai?

    Belum. Ayub harus menghadapi pencobaan dan penderitaan kelima di mana Ayub ditimpa barah busuk di sekujur tubuhnya (Ayb. 2:7). Kemalangan Ayub belum berakhir karena isteri yang seharusnya menjadi ‘tiang penopang’ dalam hidupnya justru mengejeknya dan menyuruh Ayub mengutuki Allah (Ayb. 2:9). Tak lama kemudian, teman-teman Ayub datang dan secara tidak langsung menuduh apa yang dialami Ayub akibat dosa.

 

    Jika dihitung kembali, Ayub menghadapi tujuh pencobaan dan pencobaan-pencobaan yang dihadapi Ayub bukanlah pencobaan-pencobaan yang ringan.

    Mungkin orang bisa lapang dada ketika harus kehilangan harta bendanya. Akan tetapi siapa yang dapat menerima dan bertahan jika seseorang harus kehilangan semua anak yang dikasihinya pada waktu bersamaan? Siapa yang dapat menerima dan bertahan jika isteri, belahan jiwanya, malah mengejek dan menyuruhnya mengutuki Allah ketika berada dalam masalah demi masalah? Siapa yang dapat menerima dan bertahan jika ada teman-teman akrab menuduhnya menderita karena dosa? Padahal teks jelas menyatakan, Ayub seorang yang saleh dan jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.

 

Ayub adalah pribadi yg benar di hadapan Allah ditulis di Alkitab.

    Walau Ayub diijinkan Allah masuk dalam masalah demi masalah dalam hidupnya. menghadapi pencobaan demi pencobaan, mengalami kemalangan demi kemalangan dan harus menghadapi hal-hal yang pahit di dalam hidupnya.

    Namun firman Tuhan menyatakan bahwa Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. Sekali lagi, Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya (Ayb. 2:10).

    Ayub tidak menyalahkan alam. Ayub tidak menyalahkan situasi. Ayub tidak menyalahkan para penjaga. Ayub tidak menyalahkan para perampok. Ayub tidak menyalahkan isterinya. Ayub tidak menyalahkan teman-temannya. Ayub tidak menyalahkan dirinya sendiri. Ayub tidak menyalahkan sekelilingnya. Terlebih lagi, Ayub tidak menyalahkan Allah seperti yang dinyatakan dalam teks, ‘Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut’ (Ayb. 1:22). Jadi Ayub tetap hidup benar di hadapan Allah. Wowwww ...  amazing ya

    Pencobaan, penderitaan, kemalangan, situasi pahit yang dialami tidak menjadi alasan dan tidak menjadi pembenaran bagi Ayub untuk menyalahkan situasi atau orang lain apalagi menyalahkan Allah. Bahkan di tengah situasi yang paling buruk sekalipun….

Ayub mampu menjaga lidah dan perkataannya.

Ayub mampu menjaga hatinya.

Ayub mampu menjaga pikirannya.

Ayub mampu menjaga perilakunya.

Ayub tidak berbuat dosa. Dan

Ayub hidup benar di hadapan Allah.

    Bagaimana dengan Situasi yang kita hadapi saat ini, memang mungkin menakutkan atau mencekam bagi anda. Tapi Jika kita mau jujur, apa yang tengah kita alami saat ini rasanya tidak seburuk yang dialami oleh Ayub. Apa yang tengah kita derita saat ini rasanya tidak seberat yang ditanggung Ayub. Apa yag tengah kita alami saat ini rasanya tidak semengerikan yang dihadapi Ayub.

    Pertanyaannya, apakah kita sebagai orang Kristen mampu bertahan seperti Ayub untuk tidak berbuat dosa di tengah situasi ini? Apakah kita sebagai orang Kristen mampu bertahan seperti Ayub untuk tidak menyalahkan siapapun dan tidak menyalahkan apapun di tengah penderitaan manusia sekarang ini? [Yuk... Bangun imanmu tiap hari dengan mendengarkan renungan firman Tuhan. klik link ini Kompilasi kumpulan Renungan Firman Tuhan format Audio]

Jawabannya berpulang kepada diri kita sendiri.

Jika Ayub mampu, maka kita pun pasti mampu.

    Kita bisa belajar dari orang-orang atau tokoh-tokoh Alkitab yang Tuhan catat di dalam Alkitab sehingga kita menerima pemahaman baru tentang bagaimana cara Allah bekerja.

1. Allah menggunakan penderitaan sebagai sarana untuk kita berserah pada-Nya

    Kitab Ayub “menggambarkan hal terburuk yang bisa terjadi kepada orang terbaik”. Ayub tidak bersalah, seorang yang jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan (Ayub 1:1). Bahkan, Tuhan sendiri berkata bahwa tidak ada orang lain yang begitu saleh seperti Ayub (Ayub 1:8, 2:3).

    Namun, hanya dalam sekejap, Ayub kehilangan lembu, keledai, domba, unta, dan semua anak-anaknya (Ayub 1:14-19). Tak berhenti sampai di situ, kemudian Ayub pun menderita sakit borok yang menggerogoti sekujur tubuhnya dari ujung rambut hingga kuku (Ayub 2:7).

    Tiga teman Ayub, Elifas, Bildad, dan Zofar mengatakan bahwa penderitaan Ayub terjadi karena dosa-dosa Ayub. Akan tetapi, Allah menegur mereka karena mereka telah mengasumsikan yang salah (Ayub 42:7). Allah tidak menyebutkan bahwa penderitaan yang Ayub alami terjadi karena dosa-dosa yang telah dia lakukan.

    Tidak semua penderitaan yang kita alami itu terjadi karena akibat dosa yang kita lakukan.

  Terkadang, memang ada orang-orang yang mendapatkan prestasi buruk di tempat kerja karena mereka kurang berusaha, tetapi pada kenyataannya tidak selalu demikian. Mungkin kamu pernah memiliki pengalaman serupa

2. Allah ingin kita merespons setiap penderitaan dengan sikap yang benar

    Penderitaan Ayub dimulai karena percakapan antara Allah dengan Iblis. Alkitab menuliskan bahwa dalam percakapan itu Iblis mengajak Allah untuk bertaruh.

    Iblis menganggap bahwa Ayub itu setia hanya karena Allah terus menerus memberkatinya (Ayub 1:10-11). Oleh karena itu, Iblis menantang Allah untuk mengambil segala kepunyaan Ayub supaya dia mengutuki Allah (Ayub 1:11, 2:5). Kemudian Allah mengizinkan Iblis untuk mencobai Ayub, tetapi tidak membolehkan Iblis mengambil nyawanya (Ayub 1:12, 2:6).

    Ketika Ayub kehilangan segalanya, sesungguhnya dia sedang tampil dalam sebuah pertarungan di hadapan penonton-penonton yang tidak terlihat di dalam dunia roh. Sebab Allah dan iblis yg nonton.[Klik link berikut untuk mengakses kompilasi beragam materi pembahasan yang banyak ditanyakan anak-anak Tuhan, menambah pemahaman kita tentang firman Tuhan enlightenment letters katalog]

    Alkitab juga mencatat lho contoh-contoh lain dari peristiwa yang membuat dunia roh terguncang.

1. Ketika Yesus mengutus murid-murid-Nya pergi ke kota-kota, Iblis pun takluk. Bahkan,

2. Yesus mengatakan bahwa Dia melihat Iblis terjatuh seperti kilat dari langit ketika murid-murid mengusir nya (Lukas 10:1-18). Selain itu,

3. ketika ada satu orang yang bertobat, maka seisi surga pun bersukacita (Lukas 15:7).

    Rasanya sulit untuk membayangkan bahwa respons seseorang bisa begitu berdampak pada dunia roh, tetapi inilah yang ditunjukkan oleh Ayub. Ternyata Respons kita terhadap penderitaan itu begitu penting. Ketika penderitaan itu datang, Ayub meresponsnya dengan tetap percaya pada Allah terlepas dari segala kemalangan yang menimpanya. Ayub memilih untuk memelihara imannya.

    Dalam kasus saya pribadi, saya percaya bahwa bagian dari ujian hidup saya adalah ketika saya harus berjuang supaya saya bisa jalan lagi berkotbah atau melayani lagi yang tentu amat saya dambakan. Akankah saya tetap setia? Atau, akankah aku hanya akan jadi orang yang setia kalau Allah memberkatiku saja?

    Saya tidak tahu apakah responsku terhadap ujian hidup ini akan mempengaruhi dunia roh atau tidak. Tetapi satu yang aku tahu adalah bahwa ketika aku memilih tetap beriman, aku berkenan kepada Allah (Ibrani 11:6). Aku percaya bahwa responsku terhadap ujian hidup ini adalah salah satu cara untuk memurnikan iman dan relasiku kepada Allah.

  Sekarang, setahun setelah peristiwa di mana usahaku yang begitu keras seolah-olah nampaknya berhasil, saya mau berlari cepat dan saya bisa mengatakan bahwa aku bisa merespons tiap penderitaan yang datang dengan lebih baik. Memang, aku masih terus belajar beriman. tetapi aku tidak hancur karena aku mendasari pondasiku pada Allah, sehingga hari demi hari aku pun semakin kuat.

3. Allah ingin mengajar kita bahwa Dia Mahakuasa

    Allah tidak memberikan alasan mengapa Dia mengizinkan Ayub menderita. Malah, Allah menggunakan ketidaktahuan Ayub akan betapa rumitnya alam semesta ini untuk menyatakan kemahakuasaan-Nya (Ayub 38-41).

     Ayub menjawab Allah: “Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui” (Ayub 42:3).

    “Pada akhirnya, satu-satunya jawaban yang Allah berikan kepada Ayub adalah pewahyuan tentang diri-Nya sendiri. Seolah-olah Allah berkata kepadanya, ‘Ayub, Aku adalah jawabannya.’ Ayub tidak diminta untuk mempercayai sebuah rencana, tetapi dia diminta untuk mempercayai seorang pribadi, yaitu pribadi Allah yang berdaulat, bijaksana, dan baik.”

    Jadi, seperti yang telah dilakukan Ayub, saya juga belajar untuk mengakui kekecewaanku, keraguanku, dan segala pertanyaanku hanya kepada Allah (Ayub 7:11-21, 10:2-18). Sekalipun saya memiliki keraguan kalau tidak mengalami perubahan hidup, saya belajar untuk melayani-Nya, menuntaskan tanggung jawabku dalam pelayanan di gereja. Hanya oleh karena anugerah-Nya saja, saya menyerahkan kekecewaanku kepada Allah dan memilih berjalan bersama-Nya.

    Kita adalah manusia, bukan Allah. Persepsi kita tentang ruang dan waktu tentu amat berbeda dari Allah yang Mahakuasa, yang memandang waktu sebagai sebuah kekekalan yang tiada berakhir.

    “Tak peduli sebagaimanapun kita berusaha untuk merasionalkan Allah, terkadang kita tetap melihatnya sebagai sosok yang tidak adil….Hingga waktu berjalan dan sejarah membuktikan, kita akan mengerti bahwa segala sesuatu terjadi untuk mendatangkan kebaikan” (Roma 8:28).

    Hanya oleh karena anugerah Allah, aku dapat memberikan kesaksian bukan hanya bicara tentang berkat-berkat Allah tetapi juga tentang bagaimana Dia menopang dan memurnikan imanku lewat setiap peristiwa yang terjadi.

PENUTUP

Malam ini kita kita belajar dari kehidupan Ayub dengan topik :

"Jika Tuhan Baik Mengapa orang benar menderita"

Tuhan mau kita belajar dari hambanya yg setia dan hidup benar seperti Ayub, sekalipun dia hidup benar Tuhan masih ijinkan penderitaan dalam kehidupan Ayub karena:

 

1. Allah menggunakan penderitaan sebagai sarana untuk kita berserah pada-Nya

2. Allah ingin kita merespons setiap penderitaan dengan sikap yang benar

3. Allah ingin mengajar kita bahwa Dia Mahakuasa



Preacher & Written by : Pdt. DR. Hosea Bambang S.A, S.H., M.A, M.Th, Ph.D.


Kembali ke BERANDA (Tampilan awal Blog)


Blog GBIS BK punya gawe koleksi lagu-lagu gereja di akun Tik Tok dan Youtube, yuk LIKE dan FOLLOW :

SHARE & LIKE Akun Tik Tok Admin Blog GBIS BK (Kumpulan Lagu-lagu Gereja)

SUBSCRIBE Channel Youtube Blog GBIS BK - RC777 Channel (Kumpulan Lagu-lagu Gereja)


                                    **************** [] *****************


Blog GBIS Bukit Karmel memiliki beragam referensi mulai dalam bentuk teks, audio, video sebagai berikut :

+ Yang BARU dari Blog GBIS - Mengenal Bagian Tubuh kita dan fungsinya sehari-hari, penting untuk dibaca, dibahas secara sederhana, lugas, gamblang dan menyenangkan.

HORMON Manusia : Insulin, Glukagon, Testosteron, Estrogen, Progesteron, Eritropoetin, Histamin, Tiroksin, Hormon Pertumbuhan, Kalsitonin, Paratiroid, Aldosteron, Prolaktin, Hormon Antidiuretik, Somatostatin

 Enlightenment Letters Koleksi Artikel TRENDING TOPIK (firman Tuhan singkat - powerful - membuka wawasan baru) !

+  Koleksi Renungan Firman Tuhan AUDIO (>100 file audio dengan berbagai tema) yang membantu Anda dapat mendengarkan firman Tuhan dalam berbagai kegiatan Anda

+ RANGKUMAN FIRMAN TUHAN (> 250 artikel) yang dapat menambah wawasan pengetahuan Anda tentang eksplorasi pembahasan firman Tuhan

+ VIDEO FULL IBADAH (>480 video) umum bagi Anda yang ingin menikmati rekaman ibadah dan firman Tuhan

+ VIDEO INTERAKTIF SENENGNYANGOFI (>51 video) - Ngobrolin firman dengan gaya, dengan beragam koleksi tema yang dibahas

+ e-BOOK yang dapat didownload dan dapat bermanfaat bagi Anda yang memerlukan

+ ALKITAB AUDIO (Perjanjian Lama & Perjanjian Baru dalam format MP3) mendengarkan firman Tuhan setiap waktu

 QUOTES - Wise Word Card - Koleksi kata-kata mutiara, mulai dari ucapan ulang tahun, hari raya, ucapan selamat pagi yang membangun iman, RIP dan sebagainya.

**************** [] *****************

NOTE : Kalau Anda mengakses melalui hape ke https://gbisbk.blogspot.com setelah muncul tampilan blognya, segera scroll ke ujung paling bawah pilih "Lihat versi web" lalu klik, maka akan tampil blog versi web, katalog Warta GBIS ada di sisi kanan ya. 

Semoga mudah dipahami dan bermanfaat. Tuhan Yesus memberkati.🙏🏽

@BILA ANDA MERASA DIBERKATI MELALUI FIRMAN TUHAN/POSTINGAN/KESAKSIAN INI, SILAKAN KOMEN DI KOLOM KOMENTAR DI BAWAH INI.

@SILAKAN SHARE LINK POSTINGAN INI KE TEMAN-TEMAN/SAHABAT ANDA, Mari Viralkan Postingan yang Memberkati Orang lain juga. Welcome Greetings Link

Admin menerima artikel kesaksian/ renungan firman Tuhan/ rangkuman khotbah/ dokumentasi foto event komisi/PDW/video komisi, e-mail ke :  gbisbk.kebayoranlama@gmail.com 

Persekutuan Doa Wilayah Kebayoran Lama & sekitarnya

Persekutuan Doa Wilayah Kebayoran Lama & sekitarnya
PIC : Ibu Ellya Hutapea (0822 1323 7566) - Jl. Kangkung No. 52 / 87 RT 012 RW 011 Kebayoran Lama - Jakarta Selatan

Persekutuan Doa Wilayah Bumi Serpong Damai dan sekitarnya

Persekutuan Doa Wilayah Bumi Serpong Damai dan sekitarnya
PIC : Pdm. Steven Hizkia (0811 885 210) - RUKO GOLDEN ROAD Blok C30 No.23A (Belakang Pintu Barat ITC BSD) - Setiap hari Minggu pk. 11.00 WIB (Ketuk/ Sentuh gambar untuk akses ke Album PDW BSD)

Persekutuan Doa Wilayah Pondok Aren, Ciledug dan sekitarnya

Persekutuan Doa Wilayah Pondok Aren, Ciledug dan sekitarnya
Ketuk/Sentuh gambar ini, akan masuk ke Album Dokumentasi PDW Pondok Aren, Ciledug & Sekitarnya

Persekutuan Doa Wilayah Tanah Kusir & sekitarnya

Persekutuan Doa Wilayah Tanah Kusir & sekitarnya
Ketuk/ Sentuh gambar untuk akses ke Album PDW Tanah Kusir